Program YESS sebagai Usaha Alternatif Pemuda Milenial di Sektor Pertanian

WORHSHOP model bisnis program YESS bagi petani milenial di pedesaan. Foto: Istimewa

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Program Youth Enterpreunership and Employment Support System (YESS) di Kabupaten Sukabumi diklaim banyak mencetak sumber daya pemuda di sektor pertanian. Hal itu terungkap saat digelar workshop model bisnis program YESS, di salah satu hotel di kawasan Selabintana, Kamis, 16 Maret 2023.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, H Denis Eriska, berkesempatan membuka acara workshop program YESS bertema ‘Upaya Pemerintah untuk Pengembangan Pemuda Tani di Pedesaan Menjadi Wirausahawan Muda Pertanian’. Terdapat 43 orang terdiri dari dinas/instansi, DIT Kabupaten Sukabumi, staf BDSP, mobilizer, dan Financial Advisor (FA), sebagai peserta workshop.

Menurut Denis, program YESS telah berkontribusi secara signifikan terhadap pengembangan sektor pertanian. Kapasitas pemuda milenial juga meningkat dalam upaya pengembangan dan produktivitas wilayah berbasis agribisnis, daya saing ekonomi, dan pariwisata berkelanjutan.

BACA JUGA   Giliran Yon Armed 13/Nanggala Laksanakan Sosialisasi P4GN dan Screening Deteksi Dini Narkoba

“Lahirnya regenerasi pemuda tani sebagai upaya mengatasi permasalahan rendahnya pendapatan petani, produktivitas, harga produk, dan teknologi di era digitalisasi,” ungkapnya.

Pengembangan petani milenial di Kabupaten Sukabumi, sambung dia, merupakan salah satu ikhtiar dan misi pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga hasilnya bisa dirasakan masyarakat.

“Workshop ini memberikan pelatihan bagaimana sebuah bisnis dapat menghasilkan profit dan memiliki arah yang jelas serta tepat sasaran,” imbuhnya.

Dia berharap workshop pelatihan model bisnis program YESS tersebut dapat menghasilkan sebuah rekomendasi susunan model bisnis komoditas pertanian prospektif di masing-masing kecamatan.

Related Posts

Add New Playlist