Paslon Marwan-Iyos Peroleh Suara Terbanyak pada Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020

KPU Kabupaten Sukabumi menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada 2020. Foto: Magnet Indonesian/Agris Suseno

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi nomor urut 2, Marwan Hamami dan Iyos Somantri, mendapatkan suara terbanyak pada Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020. Kepastian itu setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi di Grand Inna Samudra Beach Hotel Palabuhanratu, Rabu (16/12/2020).

“Pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di tingkat kabupaten merupakan akumulasi total dari hasil di seluruh kecamatan. Dari 47 kecamatan pasangan nomor urut 2 Marwan Hamami dan Iyos Sumantri sejumlah 479.621 suara,” ujar Ketua KPU Kabupaten Sukabumi, Ferry Gustaman.

Sementara itu, pasangan calon nomor urut 1, Adjo Sardjono-Iman Adinugraha mendapat sebanyak 350.826 suara dan pasangan nomor urut 3, Abu Bakar Sidik-Sirodjudin memeroleh sebanyak 221.984 suara.

“Jumlah surat suara tidak sah sebanyak 50.561 suara. Pada pelaksanaan rapat pleno ada hal yang menonjol karena memang sekarang memakai Sirekap. Jadi semua terdeteksi kalau ada persoalan di bawah,” jelasnya.

Sehingga, ucapnya, dalam proses rekapitulasi ada pembetulan-pembetulan atas rekomendasi Bawaslu, terutama menyangkut data, baik itu DPT kemudian penghitungan pemilih disabilitas serta surat suara. Pasalnya, jumlah surat suara yang diterima KPU ternyata kelebihan.

“Tetapi itu tidak memengaruhi perolehan hasil. Jadi kami mengoreksi data-data sampai detail ke tingkat TPS. Riwayatnya sudah kami jelaskan ke Bawaslu dan ke para saksi bahwa itu ada salah input dan salah tulis dari KPPS,” terangnya.

Ferry tak memungkiri di lapangan banyak masyarakat yang tidak memilih. Kondisi itu dimungkinkan karena saat ini masih masa pandemi covid-19 yang mengakibatkan masyarakat khawatir datang ke TPS.

“Belum lagi ditambah kondisi cuaca saat ini yang sering hujan,” tuturnya.

Namun begitu, Ferry mengklaim tingkat parstisipasi masyarakat meningkat dibanding Pilkada 2015 lalu. Tapi diakuinya tingkat partisipasi masih di bawah target nasional.

“Untuk target nasional kita tidak tercapai. Persentasenya masih dihitung,” pungkasnya.

Kontributor: Agris Suseno
Editor: Muhammad Raya