Petani di Wilayah I Percepat Olah Tanah dan Tanam Padi Sawah

PETANI di Wilayah I Sukabumi sedang melakukan olah tanah yang akan ditanami padi sawah pada musim tanam I periode April-September 2020. Foto: Ist

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Para petani di Wilayah I Kabupaten Sukabumi melakukan percepatan olah tanah dan tanam memasuki musim tanam padi sawah pada Juni tahun ini. Satu di antaranya dilakukan petani di Kecamatan Sukabumi yang mempercepat olah tanah di lahan seluas 60 hektare.

“Di wilayah kami hampir 90 persen petani sudah melakukan olah tanah. Insya Allah, Juni ini lahan mereka sudah bisa ditanami padi sawah,” ujar Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sukabumi Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Diat Sujatman, kepada magnetindonesia.co, Rabu (17/6/2020).

Gerakan percepatan olah tanah dan tanam sebagai upaya antisipasi terjadi krisis pangan di Kabupaten Sukabumi memasuki musim kemarau. Upaya itu juga merupakan implementasi Surat Edaran Menteri Pertanian No. 03/SE/KN.230/M/05/2020 tentang Antisipasi Terjadi Krisis Pangan.

“Selain menanam padi sawah, sebagian petani juga menanam komoditas hortikultura yakni cabai dan tomat,” terang Diat.

Gerakan percepatan olah tanah dan tanam padi sawah dan hortikultura di Kecamatan Sukabumi saat ini masih bersamaan memasuki musim tanam I periode April-September 2020.

Diat mengaku pada Mei dan Juni sudah melakukan pemantauan dan memberikan motivasi kepada para kelompok tani agar melaksanakan gerakan percepatan olah tanah dan tanam. Kegiatan monitoring itu dilaksanakan bersama Direktorat Jenderal (Ditjen) Tanaman Pangan Kementerian Pertanian.

“Kami motivasi mereka supaya tetap melaksanakan olah tanah dan tanam di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini. Karena petani merupakan ujung tombak sebagai penyedia berbagai komoditas pangan,” jelasnya.

Gerakan percepatan olah tanah dan tanam di sejumlah wilayah sebagai upaya memenuhi kebutuhan pangan di Kabupaten Sukabumi menghadapi kemarau nanti. Stabilitas ketersediaan pangan merupakan hal utama untuk antisipasi terjadi kemarau panjang.

“Pemerintah pusat maupun daerah tetap konsisten menjaga stabilitas ketersediaan pangan bagi masyarakat. Maka itu, petani kita beri motivasi agar segera melakukan olah tanah dan tanam pada Juni ini,” tandasnya. (adv)

Kontributor: Medi Ardiansyah
Editor: Eddy Surya Wijaya