Prajurit TNI Mendapat Pembinaan Teritorial Antisipasi Paham Radikalisme

KEGIATAN pembinaan teritorial kepada prajurit TNI dalam antisipasi bahaya laten komunis dan paham radikalisme, di Aula Markas Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Kamis (20/12/2018). Magnet Indonesia Online/Asdut

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Prajurit TNI mendapatkan pembinaan teritorial antisipasi paham radikalisme. Kegiatan dipusatkan di Aula Markas Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, di Desa Cimanggu, Kecamatan Palabuhanratu, Kamis (20/12/2018).

Perwira Seksi (Pasi) Pers Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Kapten Inf Suwarsono, menyatakan sudah menjadi tupoksi prajurit TNI mendeteksi dini maupun mencegah dini potensi bahaya laten komunisme dan paham radikalisme. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan wilayah NKRI yang berdaulat berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Dalam Tap MPRS Nomor XXV/1966, sangat jelas adanya larangan penyebaran markisme, leninisme, dan komunis di Indonesia. Maka itu, prajurit TNI jangan terhasut dan terpancing oleh tipu daya maupun propaganda yang dilakukan komunis gaya baru di Indonesia. Dengan kegiatan pembinaan teritorial ini, kita cegah dan bendung kebangkitan kembali komunis di Indonesia. Karena komunis merupakan bahaya laten, dalam dinamika perjuangannya tak mengenal kalah,” beber Suwarsono.

Hadir pada kesempatan itu, Kapten Mar Jemi Warongan dari Puslatpur Antralina, Letda Inf Arham Aditama dari Yonif 310/Cikembar, Letda Lek Sandra dari Sat Radar Cibalimbing, Peltu Ede Ayi Jalaludin mewakili Danposal Palabuhanratu, Serda Sinaga dari Yon Armed 13 Kostrad, serta sejumlah ibu Persit Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi.

Kontributor:   Asdut
Editor:   Sulaeman