SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Percepatan pembangunan Jembatan Linggamanik di Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah, telah dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi. Infrastruktur jembatan dengan panjang 12 meter dan lebar 5,6 meter itu berada di ruas Jalan Bojongjengkol-Miramontana, ambles diterjang luapan air Sungai Cikurutug beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, mengatakan bahwa penanganan jembatan telah memasuki tahap percepatan. Langkah selanjutnya berkoordinasi intensif dengan unsur Forkopimcam setempat serta tim teknis. Terlebih, penanganan jembatan tersebut menjadi prioritas pemerintah daerah.
”Kami pastikan proses pembangunan jembatan ini dipercepat. Ini merupakan akses penting bagi masyarakat yang sedang beraktivitas sehari-hari,” kata Uus, Senin 11 Mei 2026.
Ia menyebut, pembiayaan pembangunan jembatan bersumber dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemkab Sukabumi. Pekerjaan konstruksi ditargetkan selesai dalam waktu dua hingga dua setengah bulan. Sehingga, jembatan sudah bisa kembali dimanfaatkan oleh masyarakat.
”Percepatan pembangunan Jembatan Linggamanik prioritas pemerintah daerah,” tegasnya.
Selama masa pengerjaan, pemerintah daerah telah menyiapkan jalur alternatif demi kelancaran mobilitas warga. Kendaraan roda empat dapat melintas melalui jalur Penumbangan. Sementara pejalan kaki diarahkan menggunakan jembatan gantung yang berada tidak jauh dari lokasi.
Sebelumnya, BPBD Kabupaten Sukabumi telah melakukan penanganan awal di lokasi jembatan ambles sebagai respons tanggap darurat. Namun, karena pembangunan jembatan memerlukan proses konstruksi yang lebih panjang, penanganannya diserahkan kepada Dinas PU. (adv)














