Aktivis Pejuang Palestina Sambangi Ponpes Dzikir Al-Fath Kota Sukabumi

Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, KH Fajar Laksana (kiri) bersama Doktor Syech Tayser Bin Hamdan Sulaeman. Magnet Indonesia Online/Iqbal Salim

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, di Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, kedatangan aktivis Harakat Al Muqawamah Al Islamiyyah (Hamas), Doktor Syech Tayser Bin Hamdan Sulaeman, Kamis (6/12/2018).

Kedatangan Tayser yang pernah dipenjarakan pemerintahan Israel hampir 18 tahun itu hanya sekadar ingin bersilaturahmi dengan Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, KH Fajar Laksana.

“Ini kunjungan saya kedua ke Indonesia. Rakyat Indonesia sangat mendukung perjuangan rakyat Palestina,” kata Syech Tayser yang bebas pada 2011 lalu.

Ia mengaku, bentuk dukungan pemerintah Indonesia untuk kemerdekaan rakyat Palestina lebih diprioritaskan dalam bentuk diplomasi. Selain itu, bantuan materi untuk kebutuhan hidup rakyat Palestina pun kerap disalurkan pemerintah Indonesia.

“Selama ini rakyat Palestina terisolasi oleh Israel. Dukungan rakyat Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina sangat luar biasa,” tegas Syech Tayser yang sekarang bermukim di Turki karena diusir Israel.

Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, KH Fajar Laksana menambahkan, kunjungan Syech Tayser selain bersilaturahmi juga meminta dukungan moril terhadap perjuangan rakyat Palestina.

“Kita semakin memahami bagaimana perjuangan rakyat Palestina yang sedang ditindas Israel. Kami mendukung perjuangan rakyat Palesetina walaupun tidak melalui dana maupun fisik. Kita bisa membantu dengan doa,” ungkapnya.

Kedatangan pejuang Hamas ke Ponpes Dzikir Al-Fath sebagai upaya memberi semangat para santri agar punya jiwa membela agama Islam.

“Ketika umat Islam tersakiti kita harus berempati. Kita sebagai umat Islam juga harus bisa mengambil pelajaran atas perjuangan rakyat Palestina yang ingin merdeka,” tandasnya.

Kontributor:   Iqbal Salim
Editor:   Hafiz Nurachman