Kemenangan Asyik di Sukabumi Bakal Berdampak pada Pileg dan Pilpres 2019

BENDAHARA Umum DPW PAN Jawa Barat, Iman Adinugraha. Magnet Indonesia/Bubun Paksi JD

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Ditetapkannya pasangan calon gubernur dan calon wakil gubenur Jawa Barat nomor urut 3, Sudrajat-Ahmad Syaiku (Asyik) memperoleh suara terbanyak di Kabupaten Sukabumi hasil pleno rekapitulasi perolehan suara tingkat KPU Kabupaten Sukabumi disambut suka-cita Bendahara Umum DPW PAN Jawa Barat, Iman Adinugraha.

Unggulnya perolehan suara pasangan itu tentunya akan berdampak terhadap pemilihan legislatif dan pemilihan presiden tahun depan di wilayah Kabupaten Sukabumi.

“Kami bersyukur atas kemenangan pasangan Asyik. Ini tidak terlepas dari partisipasi masyarakat pemilih di Kabupaten Sukabumi yang mayoritas masih percaya kepada pasangan Asyik,” ujar Iman, Rabu (4/7/2018).

Hasil pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara Pilgub Jabar, pasangan Asyik memeroleh sebanyak 395.318 atau 35 persen. Iman mengaku bangga atas perolehan suara pasangan calon yang diusung Gerindra, PKS, PAN, dan PBB itu. Perolehan suara signifikan itu atas upaya kinerja tim pemenangan pasangan Asyik.

“Saya sangat mengapreasi kinerja partai pengusung yang sudah bekerja maksimal. Semua mesin partai pengusung bergerak door to door untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Meski masyarakat tidak terlalu antusias, tapi saya punya keyakinan bahwa pasangan Asyik akan menang telak di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.

Kemenangan di Kabupaten Sukabumi tak lantas menjadi patokan kemenangan pasangan Asyik di Jawa Barat. Terlebih sudah beredar hasil real count KPU Jawa Barat yang menyebutkan bahwa pemenang Pilkada Jawa Barat 2018 adalah pasangan nomor urut 1, Ridwan Kamil-Uu Ruzahnul Ulum (Rindu).

Walaupun begitu, pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat KPU Jawa Barat baru akan dilakukan pada Senin (8/7/2018) mendatang.

“Kita harus menghargai segala proses yang ada. Bagi saya, siapapun pemenang yang ditentukan dan diputuskan KPU harus diterima semua pihak. Kita dukung bersama selama lima tahun ke depan. Jangan sampai ada ekses pascapemilihan gubernur. Pilkada itu kan harus siap menang dan siap kalah. Bagaimanapun pemenangnya hanya satu,” pungkasnya.

ReporterBubun Paksi JD
EditorBardal