SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Jembatan Leuwidinding penghubung Kecamatan Jampangtengah dengan Kecamatan Gununggurung kembali dibangun TNI AL bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, PT CMNP, tbk, dan CT Arsa Foundation. Jembatan sepanjang 89 meter dan lebar 1,5 meter itu berada di atas aliran Sungai Cimandiri.
Pembangunan jembatan diawali dengan groundbreaking yang dilakukan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Edwin, Bupati Sukabumi Asep Japar, Direktur PT CMNP, tbk, M Jusuf Hamka (Babah Alun), dan CT Arsa Foundation, Minggu, 6 Agustus 2026.
Jembatan tersebut merupakan akses utama warga yang belum lama ini ambruk akibat konstruksinya keropos di makan usia. Pemugaran kembali Jembatan Leuwidinding dalam rangka memperingati HUT TNI AL dan Kabupaten Sukabumi ke-156.
Bupati Sukabumi, Asep Japar, mengatakan, pembangunan akses jembatan ini wujud nyata sinergi dan kolaborasi dalam upaya mendukung mobilitas masyarakat di dua kecamatan. Sehingga akses pendidikan, kesehatan, sosial, dan perekonomian masyarakat akan kembali normal.
“Pembangunan sarana penghubung antarwilayah sangat penting bagi masyarakat. Sehingga dapat memberikan manfaat besar untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, akses jembatan ini merupakan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat. Terlebih, infrastruktur salah satu prioritas Pemkab Sukabumi dalam mewujudkan pemerataan pembangunan wilayah.
“Kami minta masyarakat turut serta mendukung kelancaran proses pembangunan Jembatan Leuwidinding. Ini semata-mata agar pembangunannya selesai tepat waktu dan kembali bisa digunakan masyarakat,” jelasnya.









