Wakasal Laksamana Madya TNI Edwin, menyatakan, Jembatan Leuwidinding adalah urat nadi kehidupan masyarakat Sukabumi. Sebab, akses jembatan sebagai konektivitas mendukung hasil pertanian, pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.
“Persoalan rakyat bisa diatasi lebih cepat apabila dikerjakan secara gotong royong. Kehadiran TNI AL, pemerintah daerah, dan pihak swasta merupakan wujud nyata dalam memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menambahkan, secara teknis dan desain, konstruksi Jembatan Leuwidinding tampak kokoh. Selain itu, tim teknis Dinas Perkim dan TNI AL juga dilibatkan dalam pengawasan pelaksanaan pembangunan jembatan.
“Konstruksi jembatan ini dinilai memenuhi standar teknis dan keamanan. Sehingga kokoh untuk waktu yang sangat Panjang,” pungkasnya. (adv)
Reporter:Â Jey Sidik
Editor:Â Hafiz Nurachman









