Kelurahan Palabuhanratu Mulai Data Warga Terdampak Covid-19 untuk Dapat Bansos

LURAH Palabuhanratu, Deni Zulfan Aminudin bersama Ketua RT 02 Kampung Kaum Raya, Wempi Andreas Kuera, di sela pendataan warga terdampak Covid-19, Jumat (3/4/2020). Foto: Magnet Indonesia

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Warga yang terdampak virus corona di Kabupaten Sukabumi bakal mendapat bantuan sosial. Seperti di Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, saat ini sedang mendata warga terdampak corona melalui masing-masing RW dan RT.

“Kami sudah memohon ke masing-masing RW untuk mendata warga yang terdampak bencana virus corona. Data warga itu nantinya yang akan menerima bantuan sosial,” kata Lurah Palabuhanratu, Deni Zulfan Aminudin, kepada magnetindonesia.co, Jumat (3/4/2020).

Pendataan warga menindaklanjuti surat dari Sekda Provinsi Jabar Nomor 400/1763/Bapp tanggal 31 Maret 2020 perihal pemberitahuan bantuan sosial kepada masyarakat dan rentan miskin terdampak Covid-19 berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Non-DTKS. Diperkuat surat dari Sekda Kabupaten Sukabumi Nomor 400/2416/Dinsos tanggal 2 April 2020.

Terdapat 17 ribu orang dari total 33 ribu warga Kelurahan Palabuhanratu yang sudah masuk DTKS sebagai penerima BPNT, KIS, dan PKH. Namun warga yang belum masuk DTKS juga akan diajukan ke pemerintah untuk mendapat bantuan berupa uang tunai.

“Hari ini seluruh data warga harus sudah masuk ke Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi,” tuturnya.

Deni mengaku seluruh DTKS dan Non-DTKS warga Kelurahan Palabuhanratu akan diusulkan sebagai penerima manfaat bantuan sosial terdampak Covid-19. Sebab, kata dia, bencana virus corona sangat berdampak besar bagi warga yang berpenghasilan rendah. Kriteria penerima bantuan yakni pedagang kecil, nelayan, petani, pengojek, dan warga berpenghasilan harian lainnya.

“Bantuan sosial ini akan disalurkan per Kepala Keluarga (KK). Penyalurannya beda dengan BPNT, KIS, dan PKH yang diterima per orang. Pada prinsipnya kami menyambut baik, karena bantuan uang tunai ini bisa membantu mereka yang terdampak corona,” terang dia.

Sejak Kamis (2/4/2020), seluruh RW di Kelurahan Palabuhanratu mendata warga yang akan diusulkan ke pemerintah sebagai penerima bantuan sosial. Sedangkan jumlah penduduk Kelurahan Palabuhanratu sebanyak 11 ribu KK atau 33 ribu jiwa usik.

“Mudah-mudahan semua warga kami yang terdampak corona menerima bantuan stimulan. Bantuan ini kompensasi dari pemerintah kepada warga yang kehilangan penghasilannya selama corona mewabah,” ucap Deni.

Ketua RT 02/16 Kampung Kaum Raya Kelurahan Palabuhanratu, Wempi Andreas Kuera, mengaku sejak kemarin hingga sekarang masih mendata seluruh warganya yang akan diusulkan sebagai penerima bantuan sosial terdampak Covid-19.

“Jumlah kuota warga penerima bantuan sosial ini saya tidak tahu. Kebijakannya ada di pemerintah, kami hanya melaksanakan tugas saja,” tandasnya.

Kontributor: Medi Ardiansyah
Editor: A Ahda