Berkat Bantuan Polisi, Kampung Eks Bencana Punya Masjid

KAPOLRES Sukabumi AKBP Nasriadi bersama Kepala Desa Sirnaresmi Iwan Suwandri dan tokoh agama melakukan gunting pita tanda diresmikannya Masjid Jami Nurul Iman, bantuan dari Polda Jabar, Polda Jatim, dan Polres Sukabumi, Jumat (12/4/2019). Foto: Ist

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, punya bangunan masjid baru pascatanah longsor yang menerjang daerah itu akhir tahun lalu. Biaya pembangunannya bersumber dari bantuan Polda Jabar, Polda Jatim, dan Polres Sukabumi.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi berkesempatan meresmikan Masjid Jami Nurul Iman itu, Jumat (12/4/2019). Pembangunannya hanya berlangsung selama 1 bulan 15 hari.

“Alhamdulillah, Masjid Jami Nurul Iman sudah berdiri di permukiman warga yang terdampak bencana tanah longsor beberapa waktu lalu,” terang Nasriadi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi magnetindonesia.co.

Masjid jami dibangun sebagai sarana tempat ibadah bagi warga terdampak bencana. Sebab, saat terjadi longsor, bangunan rumah warga, leuit (lumbung padi), termasuk sarana tempat ibadah rusak tertimbun tanah longsor.

“Mudah-mudahan kehadiran masjid jami ini bisa bermanfaat bagi warga di sini yang akan melaksanakan salat dan aktivitas keagamaan lainnya. Saya minta rawat dan jaga sarana tempat ibadah ini agar bangunannya tetap kokoh berdiri. Ramaikan masjid ini untuk syiar keagamaan,” ucapnya.

Usai peresmian, Kapolres beserta jajaran dan warga setempat melaksanakan salat Jumat di Masjid Jami Nurul Iman. Kapolres sebagai khatib. Setelah selesai salat Jumat, Kapolres beserta jajarannya mengecek prasasti longsor di lokasi bekas bencana di Kedusunan Garehong.

Kepala Desa Sirnaresmi Iwan Suwandri berterima kasih kepada Polres Sukabumi yang telah membangun masjid jami di wilayahnya. Masjid ini, kata dia, sangat bermanfaat bagi masyarakat Cimapag sebagai sarana keagamaan.

“Kami (aparatur pemerintahan desa) bersama warga akan merawat dan memelihara sarana tempat ibadah ini semaksimal mungkin. Masjid sangat dibutuhkan warga di sini. Apalagi saat longsor terjadi beberapa sarana tempat keagamaan rusak tertimbun tanah longsor,” ungkap Iwan.

Reporter: Kemal Vasha
Editor: Sulaeman