Rumahnya Tertimbun Tanah Longsor, Anak-anak Ini Kehilangan Kedua Orang Tuanya

GUBERNUR Jabar Ridwan Kamil dan Bupati Sukabumi Marwan Hamami, bersama anak-anak yang sedang berduka karena kedua orang tuanya meninggal tertimbun tanah longsor. Foto Collase Magnet Indonesia

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Cindy Putri (8), Hengky (14), dan Farel (8), kini menyandang status anak yatim. Pasalnya, orang tua ketiga anak ini diduga tertimbun tanah saat bencana longsor menerjang Kampung Garehong, Dusun Cimapag RT 05/04, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Senin (31/12/2019).

Sesaat longsor terjadi, ketiga anak ini pergi mengaji di musala yang cukup jauh dari rumahnya. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Untung maupun malang sering datang tiba-tiba tanpa disangka. Peribahasa itu menggambarkan betapa untungnya anak belia tersebut karena lepas dari maut. Namun malang bagi ayah-ibu mereka hingga maut memisahkan dengan anak-anaknya yang masih butuh perhatian dan kasih sayang dari kedua orang tuanya.

BACA JUGA   Pemkab Sukabumi Minta Situgunung dan Cimalati Ditutup Sementara untuk Umum

Di balik kisah pilu anak terpisah dengan kedua orang tuanya itu ternyata ada hikmahnya. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bupati Sukabumi Marwan Hamami, secara pribadi dan kedinasan akan memperhatikan ketiga anak yatim tersebut hingga dewasa kelak.

Langkah awal, kedua pucuk pimpinan itu akan memulihkan psikologi atau trauma healing agar mereka tak mengalami trauma berkepanjangan setelah orang tuanya dinyatakan meninggal pada peristiwa bencana longsor.

“Nanti saya akan dampingi anak-anak yang sudah tak memiliki keluarga ini. Utamanya pendampingan psikologi bagi si anak termasuk pendidikannya,” kata Marwan, Rabu (2/1/2019).

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku bencana longsor terbesar yang terjadi di Kabupaten Sukabumi ini tak hanya menimbulkan jatuh korban jiwa maupun material, tapi juga berdampak pada psikologis anak-anak yang ditinggalkan keluarganya.

BACA JUGA   Tahun Ini, Kabupaten Sukabumi akan Menggelar Pilkades Serentak Siklus II Gelombang II di 71 Desa

Add New Playlist