Berbagai Elemen di Palabuhanratu Kompak Monitoring Hari Pertama Pelaksanaan PSBB

HARI pertama diberlakukan PSBB di wilayah Palabuhanratu. Foto: Magnet Indonesia/Agris Suseno

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Sebanyak 14 kecamatan di Kabupaten Sukabumi melaksanakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) parsial, Rabu (6/5/2020). Satu di antara wilayah itu berada di Kecamatan Palabuhanratu.

Di Palabuhanratu, pengawasan PSBB melibatkan berbagai elemen pemerintah ditambah Polri dan TNI. Pelaksanaannya dengan melakukan penyekatan di cek poin Pospam Gunungbutak di Kelurahan Palabuhanratu.

“Hari ini merupakan kali pertama diawalinya PSBB hingga 14 hari ke depan. Di Palabuhanratu, cek poin tersebar di sejumlah titik yakni Gunung Butak, Pasar Semimodern Palabuhanratu, dan Bagbagan,” terang Kepala Puskesmas Palabuhanratu, Irwan Ruswandi.

Teknis penyekatan dilakukan dengan cara mengecek setiap pengendara yang masuk ke Palabuhanratu. Utamanya masyarakat yang datang dari zona merah.

“Kita cek kesehatannnya diawali dari suhu tubuh. Jika suhunya di atas 38 derajat celcius, kami langsung lakukan rapid test di tempat,” tuturnya.

Pelaksanaan PSBB juga memastikan masyarakat selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Penting menerapkan protokol kesehatan seperti physical distancing ataupun social distancing dalam kondisi seperti sekarang.

“Aturan transportasi pun harus diperhatikan. Bagi mobil pribadi atau umum, isinya harus 50 persen dari kapasitas kendaraan,” ungkapnya.

Pun di setiap sarana ibadah, protokol kesehatan jadi prioritas. Sedangkan fasilitas umum maupun pusat-pusat perniagaan ataupun pusat perbelanjaan jam operasionalnya dibatasi.

Kontributor: Agris Suseno
Editor: Raditya