Pemerintah Kurang Perhatikan Perajin Gula Merah Asal Pajampangan

PROISES pembuatan gula merah hasil sadapan dari pohon aren yang diolah perajin dari Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Magnet Indonesia Online/Bambang Purwadi

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Menyadap aren merupakan mata pencaharian utama manyoritas warga di Pajampangan Kabupaten Sukabumi. Aren tersebut merupakan bahan baku utama pembuatan gula merah.

“Di sini pembuatan gula merah aren jadi industri rumahan. Potensinya cukup menjanjikan,” kata Misbah, perajin gula merah asal Kecamatan Surade, Selasa (24/12/2018).

Dalam sehari, para perajin rata-rata bisa menghasilkan 20 kilogram gula merah kualitas bagus. Sayang, perhatian dari pemerintah dirasakan kurang maksimal, utamanya dari permodalan.

“Gula merah merupakan komoditas yang banyak diburu masyarakat. Kalau didukung pemerintah, kami yakin dari gula merah ini akan meningkatkan potensi perekonomian masyarakat,” tegasnya.

Sejauh ini, kata Misbah, pemerintah belum bisa menstabilkan harga gula merah di pasaran. Padahal langkah itu penting dilakukan agar terdapat keuntungan bagi para perajin.

“Jika perajin gula merah mendapat perhatian pemerintah akan menjadi sumber penghasilan yang sangat luar biasa. Sehingga masyarakat Pajampangan dapat sejahtera dari hasil usaha gula merah ini,” cetusnya.

Kontributor:   Bambang Purwadi
Editor:   Hafiz Nurachman