Satpol PP ‘Sikat’ Pedagang Cincau di Sepanjang Taman Asmaul Husna

PETUGAS Satpol PP Kabupaten Cianjur menertibkan sejumlah pedagang cincau di sekitar Taman Asmaul Husna, Kecamatan Haurwangi. Magnet Indonesia Online/M Najib

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Puluhan pedagang cincau di sekitar Taman Asmaul Husna di Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, ditertibkan Satpol PP, Jumat (3/8/2018). Selain ada larangan, penertiban itu juga berdekatan dengan sterilisasi menjelang pelaksanaan Asian Games 2018.

“Bukan kali ini saja penertiban kami lakukan. Ini sudah kesekian kalinya,” kata Kepala Bidang Penegakkan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Cianjur, Robi Erlangga, kepada wartawan, Jumat (3/8/2018).

Penertiban tak membuat jera pedagang cincau. Mereka kembali berdagang meskipun pemerintah sudah tegas melarang.

“Sudah dibuat surat perjanjian antara Satpol PP dan para pedagang cincau. Waktu itu 10 hari setelah Lebaran, kawasan ini harus sudah steril. Tapi nyatanya masih saja ada yang berjualan,” ucapnya.

Namun Pemkab Cianjur memberikan toleransi bagi masyarakat yang ingin berjualan cincau. Mereka tak boleh membuat kios permanen termasuk melengkapinya dengan meja dan bangku.

“Boleh berjualan tapi menggunakan payung dan tikar. Tapi itu juga tempatnya tak boleh di sepanjang Taman Asmaul Husna,” ujarnya.

Koordinator pedagang Mamat (42) mengatakan, jumlah pedagang cincau di kawasan itu memang cukup banyak. Ia pun tak mengetahui kembali laginya para pedagang berjualan di sekitar Taman Asmaul Husna. Padahal sebelumnya sudah ada larangan.

“Selama ini sih tak ada masalah. Hanya saja saya juga tak mengetahui kenapa ada pedagang yang nekat berjualan di sekitar Taman Asmaul Husna,” kata dia.

KontributorM Najib
EditorBondan Prakoso