”Kami ingin adik-adik pelajar tetap aman dan selamat dengan tidak sering menggunakan kendaraan bermotor,” kata Aris.
Selain membahas keselamatan pelajar, komunitas driver online juga meminta perhatian pemerintah daerah terhadap perkembangan transportasi digital di wilayah Palabuhanratu. Mereka berharap Pemkab Sukabumi dapat membantu memperluas penggunaan aplikasi transportasi online di masyarakat.
”Atensi dari pemerintah daerah sangat kita nantikan, terutama untuk ojol terkait akses memperkenalkan aplikasi kepada masyarakat Palabuhanratu,” tuturnya.
Aris menyebut, sejumlah aplikasi transportasi online sudah beroperasi di Palabuhanratu, mulai dari Grab, Gojek, Maxim, hingga Shopee Food. Dengan demikian, dukungan pemerintah diperlukan agar keberadaan layanan transportasi online ikut menggerakkan perekonomian masyarakat dan membantu pelaku UMKM.
”Ke depan, ada kerja sama lebih erat antara pemerintah daerah, perusahaan aplikator, dan komunitas driver online demi mendukung perkembangan transportasi digital di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (adv)
Reporter: Nugraha
Editor: Hafiz Nurachman














