BNNK Sukabumi Ungkap 2 Kasus Sindikat Narkotika, 11 Orang Tersangka Ditangkap

BNNK Sukabumi berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika dalam kurun setahun ini. Foto: Ist

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Kurun hampir setahun terakhir, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi berhasil mengungkap 2 kasus peredaran gelap narkotika berupa metapetamine. Dari pengungkapan dua kasus itu, petugas BNNK menangkap 11 orang tersangka.

“Selama periode Januari hingga mendekati pertengahan Desember ini, ada 2 kasus sindikat narkoba jenis sabu yang kami ungkap,” tegas Kepala BNNK Sukabumi, AKBP Fahmi Cipta Dewantara, saat konferensi pers, Kamis (10/12/2020).

Capaian keberhasilan lain, kata Fahmi, yakni mengungkap dugaan pencucian uang hasil kejahatan narkotika. Nilai asetnya ditaksir mencapai miliaran rupiah. BNNK dan Direktorat Tindak Pidana Pencucian Uang BNN RI juga menyita aset-aset hasil kejahatan tersebut.

“Beberapa orang tersangkanya sudah kami tangkap di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Keberhasilan BNNK Sukabumi lainnya yakni kegiatan pencegahan seperti advokasi, sosialisasi, dan kampanye setop narkoba. Selama tahun ini telah dilakukan 75 kali kegiatan dengan melibatkan sebanyak 7.225 orang dari berbagai kalangan, baik kelompok masyarakat, pekerja, maupun pelajar.

“Lingkungan pendidikan merupakan mitra strategis dalam penanganan narkoba atau P4GN, terutama di kalangan anak muda. Sehingga diharapkan peran guru dan dosen dalam membentuk sikap, pengetahuan, dan keterampilan dapat mengimplementasikan P4GN secara mandiri dan berkesinambungan,” ucapnya.

Sementara capaian lainnya selama tahun ini, BNNK Sukabumi telah merehabilitasi sebanyak 51 orang penyalahguna narkoba. Selain itu, telah dibentuk relawan antinarkoba sebanyak 110 orang dan pegiat antinarkoba sebanyak 80 orang. (adv)

Kontributor: Raditya
Editor: Muhammad Raya