Korban Hanyut Terseret Arus Sungai Cianjur Leutik Belum Ditemukan

TAGANA Cianjur masih melakukan pencarian terhadap korban yang hanyut di Sungai Cianjur Leutik. Foto: Magnet Indonesia/Ruslan Ependi

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Tim SAR gabungan masih mencari korban hanyut terbawa arus Sungai Cianjur Leutik di Kecamatan Cugenang. Memasuki hari kedua pencarian, Rabu (8/4/2020), belum ada tanda-tanda jasad korban atas nama Budi Suprapto (42) yang tercatat sebagai warga Kampung Salaeurih, Desa Benjot, Kecamatan Cugenang.

“Masih dalam proses pencarian,” kata Ketua Tagana Cianjur, Dani Darohmat, kepada magnetindonesia.co, Rabu (8/4/2020).

Pencarian yang melibatkan Tagana, BPBD, Orari, Polri, TNI, serta relawan itu menyisir hingga ke kawasan wisata Jangari di Kecamatan Mande yang menjadi muara.

Tagana bertugas menyisir Bendungan Sungai Cianjur, Bendungan Sungai Ciheulang di Kecamatan Karangtengah, dan berakhir di wilayah Nusa Dua, kawasan danau Jangari.

Peristiwa nahas terjadi pada Selasa (7/4/2020) siang. Saat itu korban bersama istrinya, Ae (45), baru saja pulang berbelanja. Namun saat melintasi aliran Sungai Cianjur Leutik datang banjir bah. Ae selamat karena tersangkut di bebatuan. Sedangkan suaminya hilang.

“Kita masuk ke dalam air setiap bendungan di titik mana dilakukan pencarian,” pungkasnya.

Kontributor: Ruslan Ependi
Editor: Raditya