Pemuda Anak Tokoh Masyarakat Kota Sukabumi Diduga Dibacok Geng Motor

KORBAN pemyerangan yang diduga dilakukan gerombolan bermotor masih dirawat di IGD RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Foto: Magnet Indonesia/Rizky Mifah

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Anak seorang tokoh masyarakat di Kota Sukabumi mengalami luka bacok. Diduga, pelaku pembacokan merupakan anggota geng motor.

Adalah Berlian Nata Sindu (21), korban pembacokan. Ia merupakan anak Dankih AS Nuklir, Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) MOC Pemuda Pancasila Kota Sukabumi. Saat ini Berlian mendapat perawatan intensif di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi lantaran mengalami luka serius pada beberapa bagian tubuhnya.

Informasi yang dihimpun, insiden terjadi Selasa (4/2/2020) sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Benteng, Kampung Babakansirna, Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong. Korban bersama rekan-rekannya sedang berkumpul.

Saat itu muncul dua orang lelaki tak dikenal menenteng senjata tajam. Korban dan rekan-rekannya berupaya menghalau kedua lelaki tak dikenal itu hingga ke luar gang. Namun di luar gang sudah ada rekan-rekannya.

“Ada sekitar empat motor rekan-rekan pelaku yang menunggu di luar,” terang Wisnu (23), rekan korban.

Korban bersama rekan-rekannya kemudian memilih menyelamatkan diri karena kalah jumlah. Saat itu para pelaku kembali menyerang dengan menyabetkan senjata tajam hingga mengenai ke korban.

“Para pelaku kabur. Kami langsung bawa Berlian ke rumah sakit. Selain Berlian, ada juga rekan kami yang kena sabetan senjata tajam, tapi tak terlalu parah lukanya,” jelas dia.

Berlian mengaku saat kena bacokan ia dalam posisi terjatuh usai mengejar pelaku.

“Saya kena sabetan pada bagian paha, di bawah ketiak, serta tangan dan kepala,” kata Berlian.

Ayah korban, Dankih AS Nuklir, mengatakan di wilayahnya sering terjadi keonaran akibat ulah geng motor. Ia meminta kepolisian mengusut tuntas kejadian yang dialami anaknya dan menangkap para pelaku.

“Kami minta perlindungan. Jangan sampai kejadian ini terulang,” tandasnya.

Kontributor: Rizky Miftah
Editor: Hafiz Nurachman