Mantan Napi Korupsi Daftar Bakal Calon Bupati/Wabup ke Partai Demokrat Cianjur

HERI Sukirman (tengah) memberikan keterangan pers usai menyerahkan berkas formulir pendaftaran balon Bupati/Wakil Bupati ke Partai Demokrat. Foto: Magnet Indonesia

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Mantan narapidana korupsi bantuan sosial (bansos) keagamaan senilai lebih kurang Rp2,5 miliar, Heri Sukirman, bakal meramaikan bursa pencalonan menjelang Pilkada Kabupaten Cianjur. Mantan Ketua DPRD Kabupaten Cianjur periode 2004-2009 itu menyerahkan berkas formulir pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati ke DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur, Rabu (5/2/2020) petang.

Sementara itu Heri Sukirman membeberkan alasan utama memutuskan mendaftarkan diri ke Partai Demokrat menjadi bakal calon pada Pilkada Kabupaten Cianjur didasari pertimbangan adanya desakan masyarakat, terutama dari wilayah Cianjur selatan. Ia tak memungkiri, predikat mantan narapidana korupsi hingga saat ini masih melekat pada dirinya.

“Saya terjun ke dunia politik itu hampir 15 tahun. Selama menggeluti dunia politik, saya punya konstituen dan simpatisan yang betul-betul militan. Mereka inilah yang meminta saya turun gunung (mencalonkan). Apalagi mereka tahu betul putusan Mahkamah Konstitusi memperbolehkan mantan napi koruptor mencalonkan diri,” kata Heri yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur.

Secara pribadi, Heri sebetulnya sudah tidak mau lagi ikut berkecimpung dalam kancah dunia politik. Apalagi keluarga besarnya masih trauma dengan kasus yang pernah dialaminya beberapa waktu lalu.

“Terus terang saja saya belum mendapat restu dari keluarga karena mereka trauma. Tapi ini bentuk tanggung jawab saya kepada para konstituen dan simpatisan yang menginginkan maju di Pilkada. Maka saya bulatkan tekad mendaftarkan diri sekaligus ingin membesarkan Demokrat karena saya juga merupakan kader,” terangnya.

Terlepas diterima atau tidak nanti ia sebagai bakal calon yang ikut mendaftar, bagi Heri, tidak ada masalah. Meskipun Heri pernah ikut membesarkan Partai Demokrat saat kali pertama ada di Cianjur, tetapi ia tak mau intervensi terlalu jauh.

“Itu urusan internal partai, terutama keputusan dari DPP. Saya hanya menawarkan dan memberanikan diri karena dorongan dari para konstituen,” ucapnya.

Heri mengaku tak mendaftar ke partai lain untuk ikut berkontestasi pada Pilkada nanti. Baginya, Partai Demokrat sudah mendarah daging.

“Saya hanya daftar ke Partai Demokrat. Saya pede saja,” jelas dia.

Ketua Penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur, Nurdin Hidayatullah, mengatakan hingga Rabu (5/2/2020) petang, sudah 10 orang yang mengembalikan berkas formulir pendaftaran. Jumlah keseluruhan balon yang mengambil formulir pendaftaran sebanyak 13 orang.

“Pak Heri (Sukirman) merupakan orang ke-10 yang mengembalikan berkas formulir pendaftaran,” kata Nurdin.

Setelah pengembalian berkas pendaftaran, kata dia, pada Kamis (6/2), Partai Demokrat akan melakukan verifikasi administrasi. Selanjutnya pada Jumat (7/2) semua balon yang sudah mengembalikan berkas akan diundang mempresentasikan visi dan misi membangun Kabupaten Cianjur ke depan.

“Ada beberapa tahapan yang mesti dilalui semua balon. Nanti ada psikotes, kemudian survei yang akan dilakukan dua kali, dan tahapan lainnya,” tandasnya.

Kontributor: Yana Suryana
Editor: Medi Ardiansyah