Banyak Sosok Mumpuni Selain Ahok untuk Pimpin BUMN

KOORDINATOR The Presiden Watch LSM IBSW, Nova Andika bersama istri. Foto: Ist

JAKARTA | MAGNETINDONESIA.CO – Rencana Menteri BUMN, Erick Tohir, merekrut Basuki Tjahaja Purnama (BTP), duduk menjadi petinggi di salah satu BUMN menuai polemik. Santer kabar, BTP alias Ahok akan ditempatkan di Pertamina.

Wacana itu akhirnya menimbulkan gelombang penolakan dari kalangan Serikat Pekerja PT Pertamina karena menilai BTP alias Ahok merupakan mantan narapidana dan sosok kontroversial.

Koordinator The Presiden Watch LSM IBSW, M Nova Andika, mengatakan sejatinya pada periode kedua kepemimpinan Joko Widodo, harus fokus mengimplementasikan program Nawacita Jilid III. Namun kenyataannya, bukan kedamaian yang terjadi, tapi kegaduhan.

“Ini kok kegaduhan terus-terusan terjadi. Hal ini dipicu internal kekuasaan sendiri. Sekarang sedang ramai soal Ahok yang rencananya akan ditunjuk memimpin BUMN strategis,” kata Nova kepada wartawan, Selasa (19/11/2019).

(Baca Juga: Upaya Melaju ke Senayan, Nova Andika Blusukan Raih Simpatik Pemilih)

Nova menilai, masih banyak sosok lain berasal dari kader PDI Perjuangan yang mumpuni memimpin BUMN. Bukan seorang mantan napi dan berperangai kurang baik di mata masyarakat.

“PDI Perjuangan punya Prof Dr Hamka Haq. Beliau pernah menjabat Rektor UIN Makassar yang juga Ketum PP Baitul Muslimin Indonesia. Lalu ada Dr Arief Budimanta, seorang ekonom. Ada Erwin Moeslimin Singajuru aktivis muslim dan pemerhati sosial. Selanjutnya ada Zuhairi Misrawi seorang peneliti Islam Timur Tengah. Belum lagi ada Indah Nataprawira. Beliau akademisi Universitas Paramadina dan Mahmudin Muslim sosok akuntan senior yang juga aktivis antikorupsi,” jelas Nova.

Nova berharap pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin bisa menjadi penyejuk dan pelopor kondusivitas bangsa dengan tidak memicu polemik.

“Lebih baik fokus membangun daripada memicu kegaduhan,” tegas Nova.

Editor:  Bondan Prakoso