Jalan Ditutup 202 Hari karena Dicor, Sopir Elf Cijati Protes

SEJUMLAH sopir dan kernet elf jurusan Cianjur-Cijati berunjuk rasa memprotes penutupan jalur utama Cigadog karena akan dilakukan pengecoran. Foto

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Sopir dan kernet elf jurusan Cianjur-Cijati berdemo. Mereka memprotes kebijakan PT Mutiara Indah Purnama, pelaksana proyek pengecoran jalan Cigadog-Sumur yang berlokasi antara Kecamatan Tanggeung, Leles, dan Cijati sepanjang 5 kilometer.

“Jalur utama jurusan Cijatian lewat Cigadog ditutup selama 202 hari. Tentu saja kami keberatan,” ujar salah seorang sopir angkutan elf Cijati, Ujang Fauji, (24), Kamis (15/8/2019).

Sekalipun diberikan akses jalan alternatif lewat perkampungan, namun para sopir tetap menolak karena dianggap sangat berbahaya. Selain itu, jalan alternatif yang diusulkan masih membutuhkan izin dari warga sebagai pemilik kebun.

“Kalau melewati jalan alternatif itu, jangankan pemilik mobil pribadi, kami saja takut celaka. Kalaupun harus memakai rute lewat Kecamatan Kadupandak, selain menyalahi aturan, juga sangat merugikan sopir. Paling cuma 5 penumpang yang kami angkut,” kata dia.

BACA JUGA   Bangunan Kios Maharasa di Cianjur Terbakar

Manajemen PT Mutiara Indah Purnama dihadapkan dengan para pendemo melalui mediasi. Pihak pelaksana bersikukuh akan melaksanakan pengerjaan proyek jalan mengingat waktu pekerjaan harus selesai sesuai target.

“Kami akan tetap melaksanakan pengerjaan pengecoran jalan ini. Sebab ini sudah menjadi keputusan kantor,” jelas perwakilan perusahaan.

KontributorRuslan Ependi
EditorSulaeman

Add New Playlist