Warga Cicurug Wakafkan Tanah Dukung Pembangunan Jalur Ganda Kereta Api

FAUZI Suparman menyerahkan sertifikat tanah seluas 300 meter persegi kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat kunjungan kerja ke Kampung/Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (4/4/2019). Foto Ist

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Fauzi Suparman, warga Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mewakafkan tanah seluas 300 meter persegi untuk mendukung pembangunan jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi. Sertifikat tanahnya langsung diserahkan kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat kunjungan kerja ke Kampung/Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kamis (4/4/2019).

“Kami sampaikan terima kasih kepada pak Suparman yang telah mewakafkan tanahnya untuk mendukung pembangunan double track ini. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada masyarakat Sukabumi,” kata Budi.

Budi mengaku Sukabumi merupakan daerah yang sangat potensial di sektor pariwisata. Sukabumi juga menjadi tujuan destinasi wisata kelas dunia. Ia berharap dukungan pemerintah pusat dalam hal pembangunan infrastruktur dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukabumi.

“Kami pastikan Oktober jalur ganda selesai. Kalau jalur ganda selesai dibangun, bisa mempersingkat waktu jarak tempuh. Ke depan pemerintah juga akan membuat jalur ganda Sukabumi menuju Bandung melalui Ciranjang di Cianjur. Dua minggu lagi saya akan tinjau ke sana,” ungkapnya.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, mengatakan pembangunan jalur ganda yang diharapkan masyarakat ini akhirnya bisa terlaksana. Pasalnya, pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Sukabumi tanpa didukung pemerintah pusat, tidak mungkin bisa terwujud dalam waktu singkat.

“Masyarakat nantinya bisa menikmati akses jalan dengan cepat tanpa hambatan. Awalnya menuju ibu kota bisa menghabiskan waktu 7 sampai 8 jam, dengan adanya double track dan jalan tol bisa lebih cepat,” ungkap Marwan.

Setelah pembangunan tol Bocimi Seksi I telah selesai, Marwan berharap pembangunan Seksi II bisa dipercepat.

“Kalau tol Bocimi selesai, saya yakin wisatawan banyak yang berlibur ke objek wisata di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Sebab, waktu tempuh Jakarta-Palabuhanratu bisa 3 jam,” sebutnya. (adv)

Reporter:   Kemal Vasha
Editor:   Eddy Surya Wijaya