Tebing Longsor Timbun Satu Rumah dan Tutup Akses Jalan

SATU rumah semipermanen di Kampung Lio, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, tertimbun tanah longsor dari tebing, Rabu (24/4/2019) petang. Foto: Magnet Indonesia

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Satu rumah semipermanen di Kampung Lio, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, tertimbun tanah longsor dari tebing, Rabu (24/4/2019) petang. Tidak ada korban jiwa maupun luka. Bencana tanah longsor terjadi bersamaan curah hujan tinggi sejak pukul 12.00 WIB hingga petang.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Besaran kerugian masih kami hitung,” jelas Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman, kepada wartawan, Kamis (25/4/2019).

Selain curah hujan tinggi, sebut Eka, diduga ada pemicu lain. Pasalnya, pada tebing yang longsor itu terdapat aktivitas penggalian pasir diduga ilegal milik perorangan. Muspika dan pemerintahan desa setempat sudah berulang kali memperingatkan agar aktivitas penggalian pasir disetop. Namun peringatan itu tak digubris.

“Lokasinya memang rawan longsor, ditambah lagi ada aktivitas penambangan yang dilakukan masyarakat setempat,” tegas dia.

Selain rumah, dampak longsor juga menutup akses jalan penghubung Desa Cianaga dengan Desa Cihamerang. Ruas jalan yang tertutup longsor panjangnya sekitar 12 meter dan tinggi sekitar 6 meter.

Untuk membersihkan tumpukan material tanah longsor, BPBD sudah berkoordinasi dengan salah satu perusahaan. Termasuk juga koordinasi dengan pihak pemerintah desa dan kecamatan setempat.

“Kami sudah lakukan asesmen dan meminjam alat berat untuk membersihkan material tanah longsor,” tandasnya.

Reporter:   Giri Trisna Martin
Editor:   Bondan Prakoso