Pengurus Karang Taruna Cianjur Bahas Program Kerja Lanjutan

PENGURUS Karang Taruna Kabupaten Cianjur hasil Temu Karya Luar Biasa (TKLB) menggelar Rapat Pengurus Pleno (RPP) membahas program kerja masa bakti melanjutkan tahun 2016-2021 di Sekretariat Karang Taruna, Jalan Pramuka Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kamis (4/4/2019). Foto: Magnet Indonesia/Ricky Susan

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Pengurus Karang Taruna Kabupaten Cianjur menggelar Rapat Pengurus Pleno (RPP) membahas program kerja masa bakti melanjutkan tahun 2016-2021 di Sekretariat Karang Taruna Kabupaten Cianjur, Jalan Pramuka, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kamis (4/4/2019).

Ketua Karang Taruna Kabupaten Cianjur terpilih Cece Saefulloh, mengatakan usai dilaksanakan Temu Karya Luar Biasa (TKLB) dengan agenda tunggal yaitu pemilihan ketua dan pengurus Karang Taruna beberapa waktu lalu, selanjutnya dilakukan RPP membahas sejumlah program kegiatan dan agenda lainnya yang dianggap penting.

“Kami akan melanjutkan program kerja yang sudah disusun oleh pengurus terdahulu. Kami juga menyusun penyesuaian kepengurusan yang kosong atau tidak aktif (reshuffle) serta secepatnya melakukan konsolidasi dengan para pengurus Karang Taruna tingkat kecamatan hingga desa,” kata Cece.

Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan mempunyai tugas pembinaan generasi muda dan kesejahteraan sosial pada semua lapisan masyarakat. Pembinaan ini bisa dilakukan secara terencana, sistematis, dan berkesinambungan.

Cece berharap, eksistensi Karang Taruna ke depan akan lebih maju berperan aktif di berbagai bidang sosial kemasyarakatan. Lebih dari itu bisa bersinergis lagi dengan Pemkab Cianjur.

“Ada sejumlah program yang menjadi prioritas yaitu penguatan organisasi, pengembangan generasi muda, pengembangan koperasi, dan sumber daya manusia berbasis data,” terang Cece.

Sementara itu, Pengurus Karang Taruna Provinsi Jawa Barat, Muhammad Satria mengatakan, pasca-TKLB yang lalu, telah menghasilkan ketua terpilih. Menurut dia, RPP sangat penting dilakukan sebagai bahan untuk diterbitkan pembuatan SK Karang Taruna.

“Untuk Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) tidak bisa diubah karena itu sesuai dengan PD/PRT dan kesepakatan hasil TKLB di Cidaun pada 2016. Sedangkan hasil TKLB di Kecamatan Sukanagara kemarin hanya memilih ketua, yang dilanjutkan dengan penyempurnaan personel atau reshuffle sesuai kebutuhan yang berbasis kinerja,” ujar Satria.

Satria berharap kepada pengurus Karang Taruna Cianjur untuk secepatnya melangkah bekerja karena tahapan agenda dan jadwal program kerja ke depan harus tetap dijalankan.

“Program Karang Taruna di tingkat Provinsi Jawa Barat saat ini sedang melaksanakan penerimaan seleksi kader Karang Taruna teladan tingkat kabupaten/kota se-Jabar,” pungkas Satria.

Kontributor:   Ricky Susan
Editor:   Eddy Surya Wijaya