Keluarga Petugas Penyelenggara Pemilu Apresiasi Kepedulian Pemkab Cianjur

PLT Bupati Cianjur Herman Suherman menyerahkan santunan kematian bagi almarhumah Dina Wahdina Anwar, yang diterima suaminya, Edi Nuryadi di Pendopo Pemkab Cianjur, Senin (29/4/2019). Foto: Magnet Indonesia/Ruslan Ependi

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Keluarga petugas penyelenggara Pemilu 2019 yang meninggal dunia mengapresiasi perhatian Pemkab Cianjur yang memberikan santunan. Mereka akan memanfaatkan santunan tersebut.

“Alhamdulillah, berapapun jumlahnya yang penting Pemkab Cianjur ada kepedulian terhadap kami,” ujar Edi Nuryadi (47), suami almarhumah Wahdina Anwar (47), Ketua KPPS di 01 Desa Bunijaya Kecamatan Pagelaran.

Edi yang datang bersama putranya, Taufik Nur Hidayat (21), mengaku tak mengetahui nilai santunan yang diserahkan Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman.

“Saya hanya menandatangani kuitansi bermaterai tanpa membaca isinya,” terang dia.

Lurah Pamoyanan, Muhammad Dadan Asikin, mengaku selama ini mendapat pertanyaan dari warga soal ada atau tidaknya santunan bagi petugas yang meninggal dunia. Di wilayahnya terdapat satu orang petugas KPPS yang meninggal dunia atas nama Hamim Herdiansyah.

“Santunan ini jadi jawaban,” kata dia.

Kontributor:   Ruslan Ependi
Editor:   Eddy Surya Wijaya