Hore! 269 CPNS Hasil Seleksi SSCN BKN di Kabupaten Sukabumi Terima SK Pengangkatan

RATUSAN calon pegawai jalur umum dan kategori 2 (K2) di lingkup Pemkab Sukabumi foto bersama dengan Bupati Sukabumi Marwan Hamami dan Sekda Iyos Somantri, usai menerima SK CPNS, di aula Setda Palabuhanratu, Senin (1/4/2019). Foto: Ist

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Kabar gembira bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kategori 2 (K2) dan formasi umum. Mereka yang dinyatakan lulus seleksi secara online melalui Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) BKN, mendapatkan SK pengangkatan.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, berkesempatan menyerahkan SK pengangkatan kepada 269 orang di Aula Setda Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (1/4/2019).

Mereka berhasil menyisihkan ribuan peserta seleksi lainnya. Berdasarkan data, awalnya yang ikut mendaftar seleksi sebanyak 2.951 orang.

Rinciannya, CPNS tenaga guru jalur umum berjumlah 70 orang, tenaga teknis 54 orang, dan tenaga kesehatan sebanyak 68 orang. Sementara dari CPNS honorer K2 yakni tenaga guru sebanyak 75 orang dan kesehatan berjumlah 2 orang.

“Mereka sebelumnya sudah lulus seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD), dan seleksi kompetensi bidang (SKB),” kata Bupati Sukabumi Marwan Hamami, usai penyerahan SK CPNS.

Dalam waktu dekat Pemkab Sukabumi akan menempatkan mereka di masing-masing perangkat daerah sesuai SK pengangkatan. Marwan meminta CPNS harus bekerja penuh dengan dedikasi.

“Selamat bergabung di lingkungan Pemkab Sukabumi. Saya minta segera lakukan penyesuaian di tempat kerja masing-masing,” tegas Marwan.

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ade Surahman, menyebutkan jumlah tenaga honorer K2 yang lulus seleksi sebanyak 77 orang. Sedangkan CPNS jalur umum sebanyak 192 orang.

“Besok, mereka yang menerima SK CPNS sudah mulai bekerja. Sampai saat ini masih ada 1.934 orang tenaga honorer K2 di Kabupaten Sukabumi yang belum menjadi CPNS,” sebut Ade.

Jumlah honorer K2 di Kabupaten Sukabumi terbanyak yakni tenaga guru berjumlah 1.199 orang, tenaga teknis/administrasi 737 orang, tenaga penyuluh 38 orang, dan tenaga kesehatan sebanyak 37 orang.

“Pengangkatan honorer menjadi CPNS itu melalui seleksi. Daerah hanya mengusulkan kuota tenaga honorer sesuai kebutuhan di Kabupaten Sukabumi. Karena pengangkatan CPNS itu kewenangan pemerintah pusat,” tandasnya. (adv)

Reporter:   Giri Trisna Martin
Editor:   Hafiz Nurachman