Gadis Penderita Gangguan Kejiwaan Asal Kalapanunggal Dikabarkan Hilang

DETI binti Iyan Sopiandi (21), dikabarkan belum pulang ke ruamhnya sejak Kamis (20/12/2018). Foto: Istimewa

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Keluarga Deti binti Iyan Sopiandi, warga Kampung Cibogo RT 28/10, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, sejak beberapa hari ini dilanda kegalauan. Pasalnya, gadis berusia 21 tahun yang diduga memiliki ganggua kejiwaan itu hilang sejak Kamis (20/12/2018).

Udin Samsudin, paman Deti, menuturkan hilangnya salah satu keponakannya itu bermula saat ia ikut ibunya, Tuti, ke daerah Cikarang, Bekasi, Kamis (20/12/2018) sekitar pukul 06.00 WIB. Selama ini Tuti memang bekerja di daerah Cikarang.

“Di jalan, keponakan saya bilangnya mau ke kamar mandi. Tapi ditunggu-tunggu, ternyata Deti tidak kembali lagi,” kata Udin usai melapor ke Polsek Kalapanunggal, Selasa (25/12/2018).

Tuti lantas memeriksa kamar mandi tempat anaknya hendak buang air. Namun Deti sudah tidak berada di tempat.

“Terakhir keponakan saya memakai kaos panjang berwarna pink, mengenakan kerudung warna abu-abu, dan memakai celana berbahan kain warna hitam,” terang Udin.

Selama ini keponakannya dikenal menderita gangguan kejiwaan. Dia jarang bergaul di lingkungan tempat tinggalnya.

“Mudah-mudahan keponakan saya cepat ditemukan setelah diberitakan di media dan bisa pulang dengan keadaan selamat,” harap Udin.

Kapolsek Kalapanunggal AKP Ujang Rohimi, mengaku telah menerima laporan masyarakat mengenai kehilangan salah seorang keluarganya.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian di daerah tempat Deti dikabarkan hilang. Kami akan sebar fotonya. Bagi yang menemukan, segera laporkan ke aparat kepolisian terdekat,” pungkasnya.

Kontributor:   Warja
Editor:   Sulaeman