Pegawai DLH ‘Cegat’ Warga Bawa Kantong Plastik, Ada Apa?

KEPALA Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Abdul Kodir. Magnet Indonesia Online

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Satu orang warga Kabupaten Sukabumi menghasilkan 0,4 kilogram sampah per hari. Ironisnya sampah itu merupakan plastik yang notabene sulit diurai dalam waktu pendek.

“Butuh waktu 20 tahun untuk mengurai sampah. Bertepatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kami kampanyekan pengurangan penggunaan plastik dan menggantinya dengan kantong serbaguna yang terbuat dari kain,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Abdul Kodir, di sela-sela aksi bersih-bersih Pantai Muara Citepus, Kamis (4/10/2018).

Kodir mengaku sering menyosialisasikan pengurangan sampah plastik kepada masyarakat. Tak hanya di pasar tapi juga di tempat perbelanjaan lainnya.

“Kami biasanya cegat yang pulang belanja. Lalu kami ganti kantong plastik kresek mereka dengan kantong serbaguna yang kami sediakan. Kegiatan ini tak hanya sekali, tapi berlangsung berkelanjutan,” tambah dia.

BACA JUGA   Bangunan Rumah Warga di Subangjaya Rusak Tergerus Material Tanah Longsor

Menurut Kodir, aksi bersih-bersih Pantai Muara Citepus serta Sungai Cipalabuhan dan Cidahon merupakan bagian dari perwujudan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kegiatan itu diikuti ribuan elemen masyarakat Kabupaten Sukabumi.

“Bersih-bersih ini bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup sekaligus bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi,” terang Kodir.

Awalnya DLH Kabupaten Sukabumi menargetkan sebanyak 1.500 peserta. Namun jumlahnya melampaui target. (adv)

Reporter:  Bubun Paksi JD
EditorSulaeman

Add New Playlist