Orangtua Murid Tuding Kepala SDN 3 Mande Semena-mena

SEJUMLAH orang tua murid SDN 3 Mande menggelar aksi unjuk rasa menuntut tiga hal yang terjadi di sekolah tersebut. Magnet Indonesia Online/M Najib

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Aksi unjuk rasa para orangtua murid SD Negeri 3 Mande Kabupaten Cianjur, dipicu oleh tiga hal. Di antaranya dugaan penggelapan uang tabungan murid, transparansi bantuan pemerintah dan pemecatan dua orang guru SDN 3 Mande.

“Aksi unjuk rasa yang kami lakukan ini merupakan akumulasi kekesalan terhadap guru dan kepala sekolah yang tidak mau mendengar aspirasi para orangtua murid. Yang pasti pengelola sekolah di sini tidak ada keterbukaan,” ujar Aisyah (37) orangtua siswa kelas IV SDN Mande 3, kepada Magnet Indonesia Online, Senin (16/7/2018).

Aisyah menyontohkan, dugaan kasus tabungan murid yang sudah tiga tahun belum dibagikan merupakan bukti bahwa ada sesuatu di SDN 3 Mande. Begitu juga masalah progam bantuan pemerintah yang tidak pernah ada keterbukaan ke orangtua murid.

“Termasuk dua orang guru honorer yang dikeluarkan pihak sekolah tanpa alasan jelas,” tegasnya.

Karena itu, para orangtua murid meminta kepala SDN 3 Mande harus bertanggung jawab atas persoalan yang terjadi di internal sekolah.

“Pihak sekolah harus bijaksana dalam menyikapi persoalan dan jangan semena-mena terhadap guru honorer. Kembalikan guru honorer yang dikeluarkan pihak sekolah agar proses kegiatan belajar mengajar siswa tidak terganggu,” tandasnya.

KontributorM Najib
EditorMokh Ikhsan