Ruas Jalan Rusak, Pasien Ditandu Sejauh Satu Kilometer Menuju Mobil Ambulans

WARGA beramai-ramai menandu pasien yang dirujuk ke Rumah Sakit Al Mulk, Kota Sukabumi. Foto: Magnet Indonesia/Iqbal

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Sadi (60), warga Kampung Cidahu, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, dikabarkan mengalami sakit komplikasi menahun yang harus segera dirujuk ke rumah sakit. Namun, Sadi terpaksa harus ditandu sejauh satu kilometer menuju mobil ambulans yang sedang menunggu di ruas jalan relatif bagus.

Kondisi itu disebabkan jalan status kabupaten di wilayahnya rusak parah lantaran berlumpur dan terdapat bebatuan cadas. Sehingga, kendaraan roda dua maupun roda empat merasa kesulitan saat melintasi jalan tersebut.

Salah seorang warga setempat, Deni Galih, mengaku proses pemindahan pasien dari rumah ke mobil ambulans memakan waktu cukup lama. Selain jalan rusak, warga yang menderita penyakit asam urat dan lambung itu harus ditandu hingga sampai ke jalan bagus di mana mobil ambulans telah menunggu untuk membawanya ke Rumah Sakit Al Mulk, Kota Sukabumi.

BACA JUGA   Hari Nelayan Palabuhanratu Diusulkan Masuk Penilaian Event Nasional Kategori KEN

“Saya ikut menandu pasien yang butuh penanganan medis segera. Mobil ambulans yang akan membawa pasien tidak sampai ke rumah karena jalan rusak berat. Jarak dari rumah ke ambulans lebih kurang satu kilometer,” terang Deni, Sabtu, 25 April 2026.

Ia menuturkan, ruas jalan rusak di Desa Tanjungsari menuju Kampung Cidahu sepanjang 10 kilometer. Bahkan sudah lama jalan ini belum kunjung diperbaiki pemerintah daerah. Alhasil, membuat aktivitas warga menjadi terhambat, terutama bagi mereka yang butuh pertolongan tenaga kesehatan.

“Pak Sadi sakitnya sudah lama. Makanya dibawa ke Rumah Sakit Al Mulk setelah mendapat surat rujukan dari tim medis puskesmas setempat,” ungkapnya.

Add New Playlist