SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Sebanyak 132 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Assalam Putri angkatan ke-26 resmi menyandang gelar alumni setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun. Pengasuh pesantren kemudian menggelar wisuda sekaligus acara syukuran santri di gedung pertemuan pondok, Kecamatan Warungkiara, Sabtu, 13 Juni 2026.
Acara syukuran wisuda dihadiri Wakil Bupati Sukabumi Andreas, Danyon Armed 13/Nanggala, Kasdim 0622/Kabupaten Sukabumi, Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, perwakilan Kemenag Kabupaten Sukabumi, serta Camat Warungkiara.
Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, mengatakan para santri yang telah menyelesaikan pendidikan di Ponpes Assalam Putri merupakan lulusan terbaik dari berbagai ilmu pengetahuan. Pelajaran yang diperoleh selama menempuh pendidikan di pesantren bisa menjadi bekal dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Mendisiplinkan diri selama berada di lingkungan pesantren adalah cerminan santri memiliki akhlak baik. Wisuda bukan akhir dari proses menuntut ilmu, melainkan awal belajar, berkarya, dan mengabdikan diri kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengasuh Ponpes Modern Assalam Putri dan para guru yang telah mendidik santri hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik.
“Jadilah generasi yang berakhlakul karimah, berwawasan luas, dan mampu menjadi teladan di lingkungan keluarga masing-masing,” pintanya.
Pengasuh Ponpes Modern Asalam Putri, KH Badrusyamsi, menyebut terdapat 132 santri pengajaran tahun 2025-2026 telah menyelesaikan proses pendidikan di pondok. Mereka secara resmi menyandang status alumni pondok setelah diwisuda dan mendapat ijazah.













