DLH Kabupaten Sukabumi Optimalkan Bantuan Dua Unit Amroll Angkut Sampah di Kawasan Wisata Pantai

DUA unit kendaraan armroll bantuan DAK KLHK yang diterima DLH Kabupaten Sukabumi akan ditempatkan di objek wisata Pantai Citepus Palabuhanratu. Foto: Magnet Indonesia

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Upaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi terbebas dari sampah, terutama di kawasan objek wisata terus digaungkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Salah satunya dengan mengajukan bantuan armada angkutan sampah ke pemerintah pusat.

Upaya pengajuan membuahkan hasil menyusul diterimanya bantuan dua unit kendaraan armroll bak tertutup berkapasitas enam meter kubik. Bantuan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Penugasan Bidang Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun anggaran 2024.

Rencananya, armroll merek Hino Dutro 300 tipe 136 HDX tersebut akan difungsikan untuk mengangkut timbulan sampah di kawasan objek wisata Pantai Palabuhanratu dan sekitarnya. Armroll ditempatkan di area pantai sebagai upaya penguatan destinasi pariwisata di Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA   9 Desa di Kecamatan Cisolok Miliki Potensi Wisata Alam dan Budaya

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan pada DLH Kabupaten Sukabumi, Teti Suryati, SKM., MM., menyebutkan pengajuan bantuan kendaraan angkutan sampah jenis amroll itu dilakukan pada 2023. Namun bantuan terealisasi pada tahun ini.

“Dua unit kendaraan armroll akan kita tempatkan di Pantai Istana Presiden dan sekitar Pantai Citepus Palabuhanratu. Ini sesuai petunjuk teknis dari KLHK. Kemungkinan pertengahan Juli baru bisa kita operasikan sambil menunggu kelengkapan surat-surat kendaraan,” kata Non Teti, panggilan akrab Teti Suryati, kepada magnetindonesia.co di ruang kerjanya, Senin, 1 Juli 2024.

Keberadaan unit kendaraan armroll diharapkan bisa mempercepat operasionalisasi pengangkutan sampah di kawasan-kawasan pantai. Terutama pada akhir pekan di mana jumlah wisatawan biasanya meningkat yang tentu berbanding lurus dengan peningkatan volume sampah.

BACA JUGA   Warga Pulosari Diajari Mengolah Sampah jadi Bernilai Rupiah

Add New Playlist