Sekda dan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Tinjau Jembatan Rusak di Kecamatan Ciemas

SEKDA dan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, meninjau jembatan gantung penghubung dua desa yang rusak diterjang luapan air sungai. Foto: Ist

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Jembatan gantung penghubung antara Desa Ciemas dan Desa Ciwaru di Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi mengalami rusak berat setelah diterjang luapan air sungai saat intensitas curah hujan tinggi. Jembatan berbahan besi seling dan beralaskan papan itu merupakan akses vital bagi warga di dua desa.

Kondisi kerusakan jembatan mendapat perhatian dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, dan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara. Seusai menghadiri tradisi pembaretan dan penutupan latihan standarisasi prajurit Kostrad gelombang XIII 2022 di Pantai Palampang, Kecamatan Ciemas, Sekda dan ketua DPRD meninjau lokasi jembatan tersebut.

“Kerusakan jembatan ini faktor alam. Saya sudah instruksikan kepada Dinas PU dan BPBD untuk segera memperbaikinya. Karena jembatan itu akses utama bagi warga di dua desa,” kata Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, Selasa 12 September 2022.

Dijelaskan, faktor alam diduga salah satu pemicu kerusakan infrastruktur di setiap daerah. Kokohnya sebuah bangunan infrastruktur tidak mampu melawan alam yang saat ini memasuki musim penghujan dan angin kencang.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan berhati-hati karena kondisi alam sedang tak bersahabat. Mitigasi bencana sangat dibutuhkan saat ini,” pinta Sekda yang juga menjabat sebagai Kepala BPBD Kabupaten Sukabumi itu.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, mengaku sangat prihatin atas kerusakan jembatan penghubung dua desa akibat meluapnya air sungai. Fenomena alam yang kerap menimbulkan kerusakan infrastruktur untuk kepentingan warga tidak bisa dihindari.

“Insya Allah, saya bersama pak Sekda akan memerhatikan jembatan untuk kepentingan umum ini. Namun, warga harus bersabar dulu karena proses penganggarannya membutuhkan waktu,” pungkasnya. (adv)

Kontributor:  M Diki
Editor:  Rian Munajat