Upacara Adat dan Larung Saji Hiasi Peringatan Hari Nelayan ke-62 Palabuhanratu

WAKIL Bupati Sukabumi Iyos Somantri menghadiri momen puncak peringatan Hari Nelayan ke-62 Palabuhanratu. Foto: Magnet Indonesia

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Momen puncak peringatan Hari Nelayan ke-62 Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi dihiasi dengan gelaran upacara adat dan larung saji ke tengah teluk. Sebelumnya, rangkaian Hari Nelayan diisi dengan kegiatan pelestarian budaya, keagamaan, bakti sosial, olahraga, pengembangan bakat, expo wisata, dan perikanan.

Puncak peringatan Hari Nelayan ke-62 itu, dihadiri Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Sukabumi Badri Suhendi, Ketua DPC HNSI Kabupaten Sukabumi Dede Ola, dan sejumlah kepala perangkat daerah.

Sejauh ini, Pemkab Sukabumi selalu mendukung peringatan Hari Nelayan yang biasanya dilaksanakan di Kecamatan Palabuhanratu, Cisolok, dan Ciemas. Terlebih, Hari Nelayan merupakan tradisi turun temurun yang menjadi agenda rutin di Kabupaten Sukabumi.

“Kami bersyukur Hari Nelayan bisa dilaksanakan lagi setelah masa pandemi covid-19 sudah berlalu. Tentunya kami mendukung sepenuhnya agenda rutin tahunan ini,” kata Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri, di sela menghadiri acara puncak peringatan Hari Nelayan ke-62 tahun 2022 di Dermaga 2 PPN Palabuhanratu, Sabtu, 21 Mei 2022.

Menurut Iyos, Hari Nelayan merupakan ikon Kabupaten Sukabumi dari aspek pelestarian budaya. Sejak dulu hingga kini, tradisi turun temurun ini masih dijaga dan dilestarikan tokoh nelayan di kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa dan Bali setelah Kabupaten Banyuwangi.

“Kegiatan Hari Nelayan ini agenda rutin tahunan dan sudah menjadi kalender event Provinsi Jawa Barat. Karena itu, kegiatannya harus membawa dampak terhadap arus kunjungan wisatawan,” jelasnya.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Sukabumi Badri Suhendi, berharap ke depan para nelayan di Palabuhanratu, Cisolok, Ciemas, dan Ujunggenteng lebih sejahtera dan berkembang di tengah arus globalisasi yang semakin canggih dalam hal menangkap ikan di laut.

“Hari Nelayan selalu diperingati setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas karunia dan keberkahan serta melimpahnya ikan laut yang ditangkap nelayan. Selamat Hari Nelayan. Semoga nelayan di Kabupaten Sukabumi lebih sejahtera dan maju,” pungkasnya. (adv)

Kontributor:  De Rado
Editor:  Bardal