Tim SAR Evakuasi Jasad Kakek Damini yang Hilang Terbawa Arus Aliran Sungai Cimandiri

JASAD kakek Damini sedang disemayamkan di rumah duka setelah ditemukan tim SAR gabungan. Foto: Magnet Indonesia

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Kakek Damini (85), warga Kampung Mariuk RT 01/01, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, yang hilang tenggelam di aliran Sungai Cimandiri akibat terpeleset di lahan rerumputan akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Jasad tokoh masyarakat di Kampung Mariuk itu ditemukan tim gabungan pencarian orang hilang di Muara Loji, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Rabu, 25 Mei 2022, sekitar pukul 07.30 WIB.

“Tim SAR gabungan telah menemukan jasad kakek Damini di radius 4 kilometer dari lokasi kejadian dalam kondisi sudah meninggal dunia. Jasadnya langsung kami serahkan ke pihak keluarganya untuk disemayamkan di rumah duka,” ujar Koordinator Pos SAR Basarnas Sukabumi Suryo Adianto.

Menurut Suryo, sebelum jasad ditemukan, area operasi SAR diperluas dengan membagi dua tim pencarian orang hilang. Tim pertama melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Cimandiri hingga Muara Loji dengan radius lebih kurang 4 kilometer dari lokasi kejadian. Sementara tim kedua melakukan pencarian dengan cara pengamatan visual di jalur darat hingga radius 3 kilometer.

“Kami mendapatkan informasi ada sesosok jasad mengambang di atas permukaan air dari warga sekitar. Tim langsung bergerak menuju ke lokasi penemuan untuk mengevakuasi jasadnya,” ungkapnya.

Dengan ditemukan jasad kakek Damini, kata Suryo, operasi SAR gabungan di hari ketiga pencarian ini telah berakhir. Suryo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada potensi SAR yang terlibat dalam pencarian orang hilang.

“Kami juga turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang sedang tertimpa musibah. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT. Segenap keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan agar almarhum bisa tenang di alam sana,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, kakek Damini diduga terjun ke aliran Sungai Cimandiri hingga terbawa arus deras seteleh terpeleset di lahan rerumputan saat berjalan kaki menuju masjid, pada Senin, 23 Mei 2022, sekitar pukul 12.40 WIB.

Reporter:  M Raya
Editor:  A Ahda