Ini Langkah dan Strategi Dinas Pariwisata Wujudkan Destinasi Wisata Tangguh di Tengah Pandemi Covid-19

OBJEK wisata Pantai Karanghawu masih jadi primadona wisatawan dari berbagai daerah. Foto: Magnet Indonesia

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Dampak pandemi covid-19 masih dirasakan hingga saat ini. Berbagai sektor pun banyak yang keteteran karena sulit berkembang di tengah ketidakpastian. Termasuk sektor pariwisata di Kabupaten Sukabumi.

Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi pun mengambil langkah dan strategi untuk memajukan destinasi wisata di tengah pandemi agar kembali menggeliat serta banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Langkah dan strategi yang sedang dirancang yakni dengan menyiapkan destinasi wisata tangguh. Caranya dengan menggandeng para pelaku usaha pariwisata, seperti Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar), dan lainnya.

“Mempersiapkan destinasi wisata tangguh merupakan ikhtiar kami di tengah pandemi. Pariwisata kita jangan sampai lesu. Destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi tetap harus menjadi perhatian para wisatawan yang suka traveling,” ujar Kepala Bidang Industri dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Iwan Setiawan, Kamis (11/2/2021).

Iwan meyakini dengan semakin solidnya pemangku kebijakan dan para pelaku usaha, maka sektor pariwisata di Kabupaten Sukabumi tidak akan terkendala meskipun diguncang prahara pandemi covid-19. Apalagi, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi wisata yang cukup lengkap seperti gunung, rimba, laut, pantai, dan sungai (gurilaps) serta Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.

“Kita beri semangat mereka agar tetap bertahan di situasi saat ini. Mempersiapkan destinasi wisata tangguh salah satu upaya menghadapi pandemi. Namun penerapan protokol kesehatan harus dipatuhi agar wisatawan tetap aman dan nyaman saat berada di objek wisata sehingga terhindar dari penyebaran covid-19,” ungkapnya.

Iwan menerangkan, sejak terjadi darurat bencana kesehatan secara global, usaha pariwisata di berbagai daerah di Indonesia mengalami penurunan sangat drastis tak terkecuali Kabupaten Sukabumi. Pelaku usaha di bidang perhotelan, homestay, UMKM pariwisata, dan lainnya sangat terdampak.

“Karena itu, kami butuh masukan dan gagasan dari stake holder agar pariwisata di Kabupaten Sukabumi kembali bangkit. Sehingga pelaku usaha di objek wisata kembali bersemangat membantu pemerintah untuk mengembangkan potensi wisata yang terdapat di daerah kita,” tandasnya. (adv)

Kontributor:  Medi Ardiansyah
Editor:  Hafiz Nurachman