Petani Sukabumi Bisa Masuk dalam Rantai Pasok Pangan untuk Program MBG

KEPALA Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin (kiri) didampingi Sekretaris Dinas, Denis Eriska. Foto: Istimewa

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Program makan bergizi gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat menjadi peluang besar bagi petani Sukabumi untuk masuk dalam rantai pasok pangan nasional, terutama beras. Dengan begitu, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi berharap beras lokal bisa terserap dalam program MBG.

Kepala Dinas Pertanian Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, mendorong Asosiasi Beras Sukabumi lebih aktif mempromosikan beras lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Termasuk memanfaatkan peluang dari program MBG.

“Saya kira kebutuhan beras dalam program MBG sangat tinggi. Peluang ini harus dimanfaatkan oleh petani lokal agar berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan mereka,” ujarnya, Senin, 4 Mei 2026.

Saat ini, Dinas Pertanian tengah memfokuskan pada peningkatan kualitas hasil panen, produktivitas, penyediaan benih unggul, hingga penyerapan hasil panen. Selain itu, penggunaan benih unggul dan penguatan peran penangkar benih juga terus didorong guna meningkatkan produktivitas.

BACA JUGA   UPTD PU Wilayah Cicurug Duga Penyebab Banjir di Jalan Cidahu dari Penyumbatan Sampah

“Sukabumi sudah melakukan modernisasi pertanian melalui penggunaan combine harvester yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan mengurangi kehilangan hasil panen. Upaya ini juga berdampak pada efisiensi biaya tenaga kerja dan menghasilkan gabah yang bersih dengan nilai jual lebih tinggi,” bebernya.

Aep menegaskan bahwa Dinas Pertanian berkomitmen akan terus membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan, modern, dan terintegrasi. Seperti berkolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Perum Bulog, petani mitra, asosiasi beras, hingga penangkar benih untuk menyatukan sistem pertanian dari hulu hingga hilir.

Add New Playlist