Masuki Hari Kedua Pencarian, Nelayan Terhempas Ombak di Tegalbuleud Belum Ditemukan

TIM SAR gabungan tengah mempersiapkan operasi kemanusian pencarian terhadap nelayan hilang di Perairan Cikaso Tegalbuled. Foto: Ist

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Tedi, nelayan Kampung Teluk Gudang, Desa Gudang Lelang, Kecamatan Teluk Betung, Kabupaten Bandar Lampung, belum kunjung ditemukan. Tedi yang hilang di Perairan Cikaso, Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi itu terhempas ombak saat melaut, Senin (5/10/2020) malam.

“Memasuki hari kedua, kami belum menemukannya,” kata Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri Assidiq, Selasa (6/10/2020).

Kala itu, Tedi menggunakan perahu congkreng Suka Hasil 09. Ia berangkat melaut menangkap ikan seorang diri di wilayah Perairan Cikaso Tegalbuled.

Biasanya Tedi diketahui mangkal di Mina Jaya Kecamatan Surade. Perahu yang ditumpanginya sudah ditemukan di Pantai Tegalbuled.

Berdasarkan informasi, perahu congkreng terbuat dari fiber yang ditumpangi Tedi diterjang gelombang tinggi dan angin kencang saat sedang labuh jangkar di Perairan Cikaso. Bersamaan dihantam gelombang, tambang jangkar perahu tersebut diduga terputus hingga terbalik lalu terdampar di Pantai Tegalbuled.

“Pencarian di hari kedua dibagi dua tim. Sebagian melakukan pencarian ke tengah laut menggunakan perahu congkreng dan sebagian lagi penyisiran di darat sepanjang pantai dengan metode visual di sekitar tempat kejadian musibah,” ungkap Okih.

Pencarian melibatkan keluarga korban dan nelayan setempat. Okih berharap Tedi bisa ditemukan secepatnya dengan kondisi selamat dan bisa berkumpul kembali dengan keluarganya.

“Mudah-mudahan pencarian di hari kedua ini ada titik terang. Soalnya kondisi air laut sedang landai dan cuaca mendukung,” tandasnya.

Kontributor: Yana Suryana
Editor: Hafiz Nurachman