Wisatawan Asal Sukaraja Hilang Ditelan Ombak Pantai Karanghawu

REKAN-rekan korban bersama petugas pengamanan pantai sedang menunggu kemunculan jasad korban tenggelam di Pantai Karanghawu. Foto: Magnet Indonesia/Agris Suseno

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, kembali memakan korban. Kali ini dialami Ebi Nugraha (24), warga Kampung Tangkil RT 02/08, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Ia terseret ombak saat mencari kumang di pinggir pantai, Sabtu (13/6/2020) sekitar pukul 08.30 WIB. Sejumlah rekan korban, Erik Saeful Rohman (17), Muhammad Dafa (16), dan Robi Maulana (17), terkaget-kaget saat mengetahui korban terseret ombak ke tengah perairan lalu menghilang.

“Korban sedang liburan di pantai bersama rekan-rekannya. Saat kejadian, korban terpisah dari rekan-rekannya. Kala itu korban sedang mencari kumang,” ucap Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri Assidiq.

Kapolsek Cisolok, AKP Mariyadi mengatakan, ketiga rekan korban dan petugas Balawista sempat berupaya menolong korban. Namun dalam hitungan detik korban lenyap.

“Sampai saat ini korban masih dalam pencarian,” ujarnya.

Koordinator Pos SAR Basarnas Sukabumi, Faber Sinaga, menuturkan pencarian pada Sabtu dilakukan hingga pukul 17.00 WIB. Namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Kami melanjutkan pencarian hingga selepas magrib. Tapi masih belum juga ada tanda-tanda,” terangnya.

Pencarian hari ini dihentikan sementara. Pencarian akan dilanjutkan besok.

“Pada malam nanti (hari ini) kami pantau secara visual,” tuturnya.

Proses pencarian sempat terkendala gelombang yang cukup besar di sekitar lokasi kejadian maupun area tengah laut. Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 2,5 meter-3 meter.

“Pencarian melibatkan berbagai elemen gabungan. Ada Basarnas Pos SAR Sukabumi, Polsek Cisolok, Koramil Cisolok, Balawista, BPBD, ACT, dan dibantu keluarga korban serta masyarakat sekitar,” tandasnya.

Kontributor: Agris Suseno
Editor: Muhammad Raya