Usai Lebaran, Pemohon Pembuatan Adminduk di Wilayah IV Palabuhanratu Membeludak

PEMOHON adminduk sedang mengantre di depan kantor UPTD Dukcapil Wilayah IV Palabuhanratu. Foto: Magnet Indonesia

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di Wilayah IV Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, terus berlanjut usai Idulfitri 1441 Hijriyah. Pelayanan pun dilakukan dengan mengikuti standar protokol kesehatan karena jumlah pemohon cukup membeludak.

Mereka yang merupakan pemohon pembuatan adminduk, terutama KTP elektronik, berasal dari Kecamatan Bantargadung, Simpenan, Palabuhanratu, Cikakak, dan Cisolok. Antrean pemohon cukup panjang di halaman kantor Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Wilayah IV Palabuhanratu. Mereka rata-rata hendak mengurus pembuatan kartu keluarga (KK), akta kelahiran, KTP elektronik, dan jenis adminduk lainnya.

Pelaksana Pelayanan KTP Elektronik UPTD Dukcapil Wilayah IV Palabuhanratu, Yandi Rustandi, mengaku sejak awal masuk kerja pada H+3 Idulfitri, masyarakat banyak yang melakukan perekaman data untuk pembuatan KTP elektronik. Namun sebagian lagi mengajukan pergantian bentuk fisik KTP elektronik dengan alasan rusak.

“Adminduk jenis ini (KTP elektronik) banyak dibutuhkan warga pascalebaran. Alhamdulillah, mereka semua kami layani meski harus antre di luar dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” ujar Yandi, kepada magnetindonesia.co, Selasa (2/6/2020).

Menurut Yandi, pemohon didominasi kalangan pemula atau pelajar yang ingin merekam untuk membuat KTP elektronik.

“Pemohon baru dari kalangan pemula kami pastikan semuanya akan menerima bentuk fisik KTP elektronik. Namun harus bersabar dulu sambil menunggu dicetak. Soalnya, pencetakan diutamakan bagi mereka yang sudah tercatat sebagai PRR (print ready record),” terang dia.

Yandi mengatakan jika KTP elektronik sudah selesai dicetak, nanti akan diinformasikan kepada masing-masing pemohon melalui layanan pesan pendek (SMS) atau bisa diambil langsung di kantor UPTD tanpa diwakili.

“Sekarang kami tidak menerbitkan surat keterangan (suket) pengganti KTP elektronik setelah pemohon melakukan perekaman. KTP elektronik sekarang bisa langsung dicetak, tapi dengan catatan pemohon harus menunggu satu hingga dua pekan ke depan,” jelasnya. (adv)

Kontributor: Medi Ardiansyah
Editor: Hafiz Nurachman