Tunggu Regulasi, Pelaksanaan Pilkades PAW Desa Sanggrawayang Belum Pasti

Ilustrasi/Net/Ist

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Pelaksanaan Pilkades pergantian antarwaktu (PAW) di Desa Sanggrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, masih belum ada kejelasan. Hingga saat ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi belum bisa memastikan waktunya dengan alasan masih menunggu terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) terkait pelaksanaan Pilkades serentak yang akan dilaksanakan di seluruh Indonesia pada tahun ini.

“Belum ada informasi pasti kapan Permendagri itu akan diterbitkan pemerintah pusat. Jika Permendagri sudah terbit, maka tahapan Pilkades PAW di Desa Sanggrawayang akan segera dilaksanakan panitia desa,” ujar Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa (Adpemdes) DPMD Kabupaten Sukabumi, Dedi Kusnadi, Senin (22/6/2020).

Sebelumnya Kemendagri menunda sementara waktu pelaksanaan Pilkades serentak bersamaan pandemi Covid-19. Berdasarkan informasi, draf Permendagri tentang pelaksanaan Pilkades serentak masih ada di meja Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, untuk ditandatangani.

Di Kabupaten Sukabumi sendiri, Pilkades PAW hanya dilaksanakan di Desa Sanggrawayang. PAW dilaksanakan lantaran kepala desa definitif pascadilantik meninggal dunia. Saat ini, Desa Sanggrawayang dijabat Penjabat Sementara (Pjs) hingga ada kepala desa definitif hasil Pilkades PAW.

“Biasanya, Pjs kepala desa hanya menjabat selama 6 bulan. Mudah-mudahan sebelum pelaksanaan Pilkada Kabupaten Sukabumi, PAW Desa Sanggrawayang bisa segera terlaksana,” kata Dedi.

Secara aturan, Pjs kepala desa tidak bisa mengambil kebijakan strategis, terutama menyangkut penggunaan anggaran desa. Seperti pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) atau Dana Desa (DD), tidak bisa dilakukan seorang Pjs. Pencairan hanya bisa dilakukan perangkat kecamatan yang ditunjuk camat.

“Biaya pelaksanaan Pilkades PAW nanti dibebankan kepada desa yang bersangkutan. Desa harus melakukan pergeseran anggaran untuk biaya PAW dalam RAPBDes. Jadi, seluruh kewenangan pelaksanaan Pilkades PAW diserahkan ke desa, tidak ada intervensi dari kabupaten,” tandasnya. (adv)

Kontributor: Medi Ardiansyah
Editor: Bardal