PSBB Hari Kedua Masih Ada Warga yang Ngeyel Ogah Kenakan Masker

PETUGAS gabungan kembali melakukan pemeriksaan terhadap para pengendara yang melintas di chek point. Foto: Magnet Indonesia/Agris Suseno

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Beragam kelakuan warga didapati selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hari kedua di cek poin Gunung Butak, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (7/5/2020).

Sebagian ada warga yang memang mematuhi aturan, tapi tak sedikit juga yang belum disiplin. Misalnya penggunaan masker.

“Masih ada warga yang kedapatan tak mengenakan masker. Padahal setiap saat sudah kami ingatkan,” kata Camat Palabuhanratu, Ahmad Samsul Bahri.

Namun Ahmad tak patah arang. Upaya sosialisasi menerapkan protokol kesehatan masih akan terus dilakukan. Apalagi sekarang sifatnya persuasif belum ke arah represif.

“Sejak hari pertama PSBB, kami terus lakukan sosialisasi mengingatkan masyarakat dengan menggunakan mobil pengeras suara,” jelasnya.

Sosialisasi dilakukan dengan menyusuri ruas-ruas jalan protokol di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Siliwangi, hingga Pasar Semimodern Palabuhanratu.

“Di pasar kita imbau agar pedagang wajib menggunakan masker. Termasuk mengambil barang menggunakan penjepit,” ungkapnya.

Ahmad pun mengingatkan masyarakat agar lebih banyak beraktivitas di rumah. Jika harus ke luar rumah, sifatnya mendesak.

“Ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona,” tandasnya.

Kontributor: Agris Suseno
Editor: Hafiz Nurachman