ODGJ di Sukabumi Berkeluh Kesah kepada Para Wakil Rakyat. Ini Aspirasinya…

SEJUMLAH ODGJ menyampaikan aspirasi kepada para wakil rakyat di DPRD Kabupaten Sukabumi, Kamis (5/3/2020). Foto: Magnet Indonesia/Fadillah

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Pengurus Yayasan Aura Terindah Welas Kasih Palabuhanratu bersama sejumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berkeluh kesah kepada wakil rakyat di DPRD Kabupaten Sukabumi, Kamis (5/3/2020).

Mereka meminta bantuan para legislator agar keberadaan ODGJ bisa diperhatikan pemerintah daerah menyangkut layanan kesehatan dan perlindungan hukum.

“ODGJ juga manusia yang harus mendapat layanan kesehatan, perlindungan hukum, dan kehidupan yang baik,” kata Ketua Yayasan Aura Terindah Welas Asih, Deni Solang, di sela audiensi dengan staf Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi.

Keberadaan ODGJ jelas sudah diatur pada Pasal 34 UUD 1945 serta berbagai peraturan lainnya di Indonesia. ODGJ layaknya anak telantar yang harus diperhatikan dan dipelihara negara.

“Negara berjanji akan memberikan jaminan kesehatan untuk ODGJ telantar berupa Jamkesda. Ini mestinya diberlakukan dan ditanggung oleh Pemkab Sukabumi,” jelasnya.

Deni pun meminta kepada DPRD agar mengusulkan dibentuknya Badan Penanggulangan Sakit Jiwa Telantar dan Terpasung di Kabupaten Sukabumi. Badan ini nantinya diharapkan jadi semacam jaminan keamanan terhadap para ODGJ.

“Pengobatan serta perawatan kesehatan ODGJ seharusnya dijamin dan difasilitasi negara dan pemerintah, baik pusat maupun daerah,” ungkapnya.

Kasubbag Perencanaan Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi, Dede Muharam, menegaskan aspirasi yang disampaikan Yayasan Aura Terindah Welas Asih akan disampaikan ke komisi yang membidangi permasalahan sosial.

“Kalau kami tidak bisa berbuat banyak karena aspirasi ini kewenangan anggota DPRD. Nanti akan kami sampaikan aspirasinya kepada Komisi IV,” tandas Dede. (adv)

Kontributor: Fadillah
Editor: Bardal