Sah! PKB-PKS Berkoalisi Jelang Pilkada Cianjur

DPD PKS Cianjur dan DPC PKB Cianjur sepakat berkoaliasi menghadapi Pilkada 2020. Foto : Magnet Indonesia/Ruslan Efendi

CIANJUR | MAGNETINDONESIA.CO – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akhirnya berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menghadapi Pilkada Cianjur. Kesepakatan koalisi ini terbentuk karena keduanya memiliki kesamaan visi.

“Kita optimistis dengan deklarasi koalisi bersama PKS akan meraih suara terbanyak dari kalangan pemilih di perkotaan dan pedesaan,” ujar Sekretaris DPC PKB Kabupaten Cianjur, Dedi Suherli, kepada magnetindonesia.co, Kamis (20/2/2020).

Dedi tak memungkiri, komunikasi politik di antara PKB dan PKS sudah terjalin sejak jauh-jauh hari. Hal itu juga menjadi bukti keseriusan menghadapi Pilkada. Apalagi PKB sudah memiliki jagoan yang akan diusung sebagai bakal calon bupati yakni Lepi Ali Firmansyah yang notabene merupakan Ketua DPC PKB.

“Pertemuan ini adalah silaturahmi sekaligus membahas kerja sama politik menyongsong perhelatan Pilkada 2020. Tatar santri seperti Cianjur ini harus dipimpin oleh santri pula,” tegas Dedi yang didapuk sebagai juru bicara dari PKB Kabupaten Cianjur.

Koalisi PKB-PKS diklaim bersatunya kekuatan basis kalangan milenial dan santri yang mengakar kuat dari kawasan perkotaan maupun pedesaan. Terlebih lagi disepakti pula kedua partai akan mengusung kader internal yang sudah dikenal semua kadernya.

“Kami satu frekuensi untuk mengusung kader internal partai,” tambahnya.

DPD PKS Kabupaten Cianjur sendiri belum menentukan nama yang akan diusung. Namun karena realitas politik memang dinamis, PKS akan melakukan beberapa pertimbangan.

“Mekanisme internal partai di DPW yang akan menentukan. Namun sudah ada tiga nama yang diusulkan,” sebut Sekretaris DPD PKS Cianjur Wahyudin. (adv)

Kontributor: Ruslan Ependi
Editor: Medi Ardiansyah