Ada Cerita Menarik di Balik Curug Caweni di Kecamatan Cidolog, Apa Itu?

BUPATI Sukabumi Marwan Hamami dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Usman Jaelani mengunjungi lokasi Curug Caweni. Foto: Ist

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Curug Caweni di Kampung Cilutung, Desa Cilutung, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, merupakan objek wisata yang cukup indah. Di balik keindahannya, ada sebuah cerita yang cukup mencengangkan.

Konon, di curug itu terdapat putri cantik yang pernah menikah sebanyak 99 kali. Tapi terlepas hal itu, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi pun akan menata dan mengembangkan Curug Caweni sebagai objek wisata air terjun agar menjadi daya tarik wisatawan.

“Curug Caweni masuk skala prioritas pengembangan salah satu obyek wisata di wilayah Kabupaten Sukabumi. Curug ini memiliki keindahan yang mempesona dan layak dijual ke wisatawan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Usman Jaelani, Rabu (26/2/2020).

Ciri khas Curug Caweni adalah tumpahan airnya menyerupai wajah manusia sedang menangis. Di curug itu terdapat sebuah batu fosil setinggi 7 meter yang di tengah-tengah air terjun terlihat sedang merunduk. Warga setempat menyebut batu itu adalah Arca Caweni.

Menurut mitos, putri cantik bagai bidadari dari Cidolog itu telah menikah sebanyak 99 kali dengan 98 lelaki. Putri Caweni meninggal dunia hingga bertemu dengan Pangeran Prabu Boros Kaso. Nama Caweni atau Cawene dalam bahasa Sunda berarti ‘randa bengsrat’ atau janda yang saat berpisah dengan suami tetap dalam kondisi masih suci.

“Destinasi wisata Curug Caweni akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat. Tahun ini penataan objek wisata Curug Caweni akan kita mulai,” terang Usman. (adv)

Kontributor: Yana Suryana
Editor: Bardal