Dua Warga Jampangtengah Digigit Anjing, Disnak Antisipasi Rabies

PETUGAS UPTD Peternakan Kecamatan Jampangtengah sedang menyuntikan vaksin anti-rabies kepada anjing dan kucing peliharaan warga. Magnet Indonesia Online/Iqbal Salim

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Puluhan anjing dan kucing peliharaan warga di wilayah Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, disuntik vaksin. Upaya itu guna mencegah rabies akibat gigitan binatang tersebut.

“Suntik vaksin ini untuk antisipasi penularan rabies yang ditimbulkan dari gigitan hewan anjing dan kucing peliharaan warga. Karena sampai saat ini penyakit rabies belum ada obatnya,” kata Ramdani pegawai Unit Pelaksana Teknis Dinas Peternakan Kecamatan Jampangtengah, Kamis (9/8/2018).

Menurut Ramdani, hewan peliharaan yang sudah divaksin jika menggigit tidak akan berdampak terhadap tubuh manusia itu sendiri.

“Setelah anjing dan kucing divaksin akan lebih aman, karena tidak menularkan penyakit rabies kalau menggigit manusia,” jelasnya.

Sejauh ini, kata dia, belum ditemukan ada binatang peliharaan warga menularkan penyakit rabies setelah menggigit korbannya.

“Sementara ini belum ada temuan kasus rabies di Kecamatan Jampangtengah,” ungkapnya.

Ia mengimbau warga yang memiliki anjing dan kucing untuk segera divaksin dan melaporkannya ke UPTD Peternakan Kecamatan Jampangtengah.

“Vaksin itu salah satu upaya pencegahan penularan penyakit rabies dari binatang liar,” terang dia.

Sebelumnya dilaporkan dua orang warga Desa Cikulang, Kecamatan Jampangtengah, digigit anjing peliharaannya. Namun gigitannya itu tidak menimbulkan rabies, karena hewan peliharaannya sudah divaksin.

Kontributor:   Iqbal Salim
Editor:   Bardal