Puluhan Rumah di Kecamatan Cikakak Rusak Dampak Gempa Banten

DINDING tembok salah satu rumah warga Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, retak-retak dampak dari gempa Banten. IST

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.COGetaran gempa yang terjadi lima kali selama kurang dari dua jam berpusat di perairan Kabupaten Lebak, Banten, beberapa waktu lalu dapat dirasakan warga Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.

Akibatnya puluhan bangunan rumah warga Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, mengalami kerusakan ringan, sedang hingga berat dampak dari gempa Lebak tersebut.

Karena itu, aparat Kecamatan Cikakak terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi mengajukan bantuan untuk perbaikan rumah warga yang terdampak gempa.

“Kami sudah menghimpun data keseluruhan rumah warga yang rusak akibat gempa. Datanya sudah disampaikan ke BPBD. Namun untuk penanganannya nanti, kami tetap dilibatkan,” ujar Kepala Seksi Sosial Budaya Kecamatan Cikakak, Wan Wan Ramadhani FN, Jumat (13/7/2018).

Di Desa Sirnarasa, terdapat 64 rumah rusak terdampak gempa yang berada di delapan kampung. Rinciannya dua rumah di Kampung Ciempang, empat di Kampung Cihideung, sembilan di Kampung Pangguyangan, enam di Kampung Ciganas, 25 di Kampung Cihangasa, 14 di Kampung Nanggerang, satu di Kampung Kiarakoneng, dan tiga rumah di Kampung Ciarca.

Sementara 10 rumah mengalami rusak parah. Rinciannya dua unit di Kampung Cihideung, empat di Kampung Pangguyangan, satu di Kampung Ciganas, dan tiga unit di Kampung Cihangasa. Sisanya 14 rusak sedang dan 40 lainnya rusak ringan.

“Kapasitas kami di sini hanya sebagai fasilitator saja,” tutup Wan Wan.

ReporterBubun Paksi JD
EditorBardal