Kabupaten Sukabumi Dukung Pemerintah Menuju Indonesia Bebas Sampah 2025

RAPAT koordinasi penyusunan Jakstrada dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah, di aula Kantor DLH Kabupaten Sukabumi. Magnet Indonesia/Bubun Paksi JD

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Pemerintah pusat menargetkan 2025 Indonesia Bebas Sampah. Untuk mewujudkannya perlu dukungan seluruh pemerintah daerah di tiap tingkatan, baik kota/kabupaten maupun provinsi.

Di Kabupaten Sukabumi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat menguatkan komitmen pengurangan dan penanganan timbunan sampah nasional pada 2018 hingga 2025 mendatang.

“Hari ini kami menggelar rapat koordinasi penyusunan Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada). Rapat melibatkan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Kebersihan (Perkimsih), Bina Sarana Lingkungan Setda, Bappeda, dan Bagian Hukum,” kata Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kabupaten Sukabumi, Rasyad Muhara di sela-sela rapat Jakstrada dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah, di aula Kantor DLH, Kamis (5/7/2018).

Penyusunan itu, kata Rasyad, mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup (Permen LH) Nomor 10/2018 tentang Pedoman Penyusunan Jakstrasda. Target nasional untuk pengurangan timbunan sampah mencapai 70 persen.

“Sesuai dengan itu, daerah diharuskan mengurangi 30 persen timbunan sampah dalam rentang waktu 2018 hingga 2025,” jelasnya.

Tahun ini, lanjutnya, target pengurangan timbunan sampah sekitar 18 persen dan penanganan di angka 73 persen. Setiap tahun targetnya ditingkatkan 2 persen.

“Sejauh ini program yang sudah kami jalankan yaitu daur ulang sampah, pemilahan jenis sampah, pengumpulan sampah, dan pembatasan timbunan sampah,” bebernya.

Bahkan, mulai tahun depan DLH akan mulai membatasi timbunan sampah plastik dan kertas yang dihasilkan dari kemasan makanan dan minuman saat rapat.

“Nantinya setiap rapat kami akan menyediakan dispenser, gelas, dan piring seperti di hotel-hotel. Sehingga tidak ada sampah bekas kemasan makanan dan minuman. Malah kami sudah berikan surat edaran ke setiap organisasi perangkat daerah (OPD) agar melakukan hal serupa,” jelasnya.

Pihaknya juga mulai mendata para pelapak dan pengepul sampah di Kabupaten Sukabumi yang selanjutnya dijadikan mitra Jakstrada dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah.

“Mereka adalah pejuang pengolah sampah. Nantinya akan dibuatkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pengelolaan Sampah di Kabupaten Sukabumi. Ini baru rapat awal. Target kami September sudah selesai karena Oktober sudah harus dilaporkan,” tandasnya.

Kepala Bidang Kebersihan Dinas Perkimsih Kabupaten Sukabumi, Denis Eriska, mendukung penuh program pemerintah yakni Indonesia Bebas Sampah pada 2025 mendatang. Saat ini, sampah yang diproduksi di Kabupaten Sukabumi mencapai 1.486,63 ton per hari. Sedangkan penanganan sampah oleh Dinas Perkimsih baru mencapai 46,85 persen.

“Memang ada peningkatan penanganan. Itu akan terus kami tingkatkan. Saat ini sampah yang terangkut mencapai 18,87 persen per tahun. Melebihi target yang ditetapkan yakni 18,40 persen per tahun,” imbuhnya. (adv)

Reporter Bubun Paksi JD
Editor:   Bardal