Bappeda Sinkronkan Dua Program Prioritas Nasional di Kabupaten Sukabumi

Sekretaris Bappeda, Asep MT. Magnet Indonesia Online

SUKABUMI | MAGNETINDONESIA.CO – Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sukabumi menyinkronkan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas). Sinkronisasinya melibatkan lintas sektoral. Kedua program itu merupakan prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Kami memiliki kelompok kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL). Ketuanya kepala Bappeda. Kami sinkronkan kelompok ini dengan program Pamsimas dan Sanimas,” kata Sekretaris Bappeda, Asep MT, kepada Magnet Indonesia Online, seusai rapat koordinasi di aula Bappeda Kabupaten Sukabumi, Rabu (25/7/2018).

Rakor ini, kata Asep, untuk menguatkan komitmen dan mempertegas orientasi tugas kelompok kerja dengan menyampaikan uraian tugas yang harus dijalankan. Sejauh ini, ujar Asep, Pokja AMPL lebih bersifat voluntarisme atau kepedulian. Sehingga cara kerjanya terkesan tidak terstruktur.

“Namun sejak adanya dua program tersebut, Pokja AMPL perlu disegarkan dan dikuatkan kembali orientasi tugas dan strateginya,” ucapnya.

Bappeda dianggap mampu menciptakan keterpaduan kebijakan atau program lintas sektoral karena fungsinya sebagai koodinator. Pokja AMPL, saat ini telah memiliki tim dan mengantongi surat keputusan (SK).

Rakor digelar bersifat sebagai penegasan dan pembagian peran tugas, pokok, dan fungsi. Jika Pokja tersebut berjalan baik, maka target RPJMN 2015-2019 yakni 100-0-100 dapat diwujudkan di Kabupaten Sukabumi.

“Seratus kosong seratus itu adalah seratus persen air minum, nol persen kumuh, dan seratus persen sanitasi,” terangnya.

Pokja AMPL bukan hanya sekadar menangani masalah fisik air minum dan sanitasi saja. Lebih dari itu menciptakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Bahkan harus berkontribusi untuk penanggulangan kemiskinan dan penanganan masalah sosial lainnya.

“Perangkat daerah, masyarakat, dan para pemangku kebijakan lainnya harus bekerja sama mewujudkan cita-cita dua program tersebut,” tandasnya.

KontributorBimher
Editor:  Bardal